Siapa Anak dan Istri Gerry Conway? Kreator Komik Spider-Man yang Meninggal Dunia, Bukan Orang Sembarangan?

Sebanyak 764 jamaah haji asal Maluku Utara yang tergabung dalam Embarkasi Makassar memperoleh bantuan uang saku dari pemerintah daerah.

Dana sebesar Rp1,5 juta per orang tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Nilai Bantuan Naik dari Tahun Sebelumnya

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menjelaskan bahwa nominal bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Pada musim haji sebelumnya, setiap jamaah menerima Rp1 juta, sementara tahun ini bertambah Rp500 ribu menjadi Rp1,5 juta.

  • Jumlah jamaah 2025 sekitar 1.070 orang
  • Jumlah jamaah 2026 sebanyak 764 orang
  • Kenaikan bantuan sebesar Rp500 ribu per jamaah

Pemerintah daerah berharap nilai bantuan tersebut dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Dua Kloter Berangkat dari Makassar

Para jamaah haji Maluku Utara diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar yang terbagi dalam dua kelompok terbang.

Kedua kloter tersebut adalah kloter 13 dan kloter 15, dengan jadwal keberangkatan yang telah ditentukan.

Kondisi jamaah dilaporkan dalam keadaan sehat saat persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci.

>>> Jeni Rahmadial Fitri Terseret Kasus Malpraktik, Gelar Puteri Indonesia Riau 2024 Dicabut

Kuota Berkurang karena Faktor Kesehatan

Kuota awal jamaah haji Maluku Utara tahun ini tercatat sebanyak 785 orang.

Namun jumlah tersebut berkurang menjadi 764 orang akibat adanya jamaah yang mengalami sakit hingga meninggal dunia sebelum keberangkatan.

Sebagian besar jamaah yang berangkat merupakan kelompok lanjut usia.

Sekitar 30 persen di antaranya adalah lansia yang telah menunggu cukup lama sejak mendaftar, dengan rata-rata waktu tunggu mencapai 11 tahun.