Dua asisten rumah tangga (ART) yang terjatuh dari lantai 4 sebuah rumah sekaligus kos di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diketahui belum lama bekerja di lokasi tersebut.

Penjaga kos bernama Edi menyampaikan, kedua perempuan berinisial D (18) dan R (30) itu merupakan pekerja baru. Ia hanya mengenal keduanya sebatas saling menyapa saat berpapasan.

Korban Masih Baru Bekerja


Menurut Edi, salah satu korban yang selamat, R, telah bekerja sekitar tiga hingga empat bulan. Sementara D, yang meninggal dunia, baru lima hari bekerja.

R kini menjalani perawatan akibat patah tangan, sedangkan D dinyatakan meninggal dunia setelah kejadian.

Saksi Mendengar dan Menemukan Korban

Edi mengaku tengah beristirahat di pos jaga saat peristiwa terjadi. Ia kemudian dibangunkan warga yang melaporkan adanya dua perempuan jatuh dari lantai atas.

Saat tiba di lokasi, ia melihat satu korban tidak bergerak, sementara korban lain mengeluh kesakitan. Ia sempat menanyakan kondisi di lantai atas kepada korban yang masih sadar.

Tak lama kemudian, ambulans datang dan membawa keduanya ke rumah sakit untuk penanganan medis.

>>> Profil Wanda Oz yang Viral Usai Melontarkan Kata-Kata Kasar pada Jayjax di Live Marapthon Season 3


Adriel|Instagram|

Struktur Bangunan dan Aktivitas Penghuni

Bangunan tersebut terdiri dari empat lantai. Lantai satu hingga tiga difungsikan sebagai kamar kos dengan total sekitar 24 unit.

Lantai empat ditempati pemilik kos bersama keluarga, meski tidak setiap hari berada di lokasi.

R diketahui kerap mengantar jemput anak pemilik kos ke sekolah, yang menjadi momen singkat interaksi dengan penjaga.

Dugaan Motif Masih Didalami

Peristiwa terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan menghubungi layanan darurat.

Informasi awal dari kepolisian menyebut, kedua ART diduga melompat karena ingin meninggalkan tempat kerja.

Keterangan sementara dari saksi lain menyebut keduanya tidak betah bekerja karena sikap majikan yang dianggap keras.

Penyelidikan masih berlangsung, termasuk pendalaman terhadap kemungkinan adanya unsur lain seperti tekanan atau pembatasan kebebasan. Pihak kepolisian menyatakan belum dapat menyimpulkan secara pasti sebelum pemeriksaan selesai.