Selebgram P dan E Viral, Dugaan Hirup Whip Pink di Makassar Jadi Sorotan
Makassar — Media sosial tengah diramaikan oleh video dua perempuan yang disebut sebagai selebgram asal Makassar. Keduanya diduga menyalahgunakan produk bernama Whip Pink dalam rekaman yang beredar luas sejak awal pekan ini.
Video tersebut pertama kali ramai dibagikan akun @makassar_iinpo dan kemudian menyebar ke berbagai platform seperti Instagram dan X (Twitter). Dalam rekaman, terlihat dua perempuan berinisial P dan E menghirup gas dari tabung secara bergantian.
Isi Video dan Reaksi Warganet
Suasana dalam video tampak santai. Perekam terdengar tertawa saat menyaksikan aksi tersebut. Pada potongan lain, keduanya terlihat berteriak dan tertawa di depan pagar sebuah rumah.
Unggahan tambahan di platform X dari akun @Ayemmanusia memperlihatkan foto-foto yang diduga diambil di lokasi berbeda. Dalam gambar itu, dua perempuan tersebut terlihat berada di dalam kamar bersama beberapa orang lain.
Aksi tersebut memicu kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai perilaku itu berbahaya dan tidak pantas dipertontonkan di ruang publik digital, terlebih jika pelakunya memiliki banyak pengikut dari kalangan muda.
Identitas Masih Belum Terungkap
Hingga kini, identitas selebgram berinisial P dan E belum dikonfirmasi secara resmi. Nama lengkap maupun akun asli keduanya belum diumumkan oleh pihak berwenang.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan menandai akun resmi kepolisian agar kasus ini segera ditindaklanjuti.
Respons Kepolisian
Kapolres Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan pihaknya telah mengetahui fenomena penyalahgunaan produk tersebut sejak beberapa waktu lalu.
“Kami sebenarnya sudah pantau sejak lama,” ujarnya menanggapi video yang viral.
Pihak kepolisian memastikan informasi yang beredar akan ditelusuri lebih lanjut untuk mengetahui fakta di balik rekaman tersebut.
Kasus ini kembali mengingatkan publik akan pentingnya bijak dalam bermedia sosial. Selain berpotensi melanggar hukum, konten yang mengandung dugaan penyalahgunaan zat tertentu juga dapat berdampak buruk bagi penonton, terutama generasi muda.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






