MUI Desak Pemerintah Ubah Skema Zakat dan Pajak, Umat Islam Disebut Kena Double Tax
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema integrasi zakat dan pajak yang berlaku saat ini.
MUI menilai zakat yang telah dibayarkan masyarakat melalui lembaga resmi seharusnya dapat diperhitungkan secara langsung untuk mengurangi kewajiban pajak.
>>> Moto Pad 70 Muncul di Flipkart: Layar 12,1 Inci 2.5K, Sertakan Moto Pen
Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis mengatakan mekanisme yang berjalan belum memberikan pengakuan penuh terhadap pembayaran zakat.
Sebab, zakat masih sebatas menjadi pengurang penghasilan kena pajak (tax deduction), bukan pengurang langsung terhadap jumlah pajak yang harus dibayarkan (tax credit).
"Kita ini umat Islam kena double tax loh, bayar dua kali.
Saya sebagai karyawan atau pegawai perusahaan bayar zakat, tapi dipotong pajak juga," ujar KH Cholil Nafis usai menghadiri Pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, masyarakat muslim yang telah menjalankan kewajiban zakat tetap harus memenuhi kewajiban perpajakan karena sistem saat ini belum menggabungkan keduanya secara langsung.
Usulan Zakat sebagai Pengurang Langsung Pajak
MUI mengusulkan agar pembayaran zakat dapat dihitung sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban pajak kepada negara.
Dengan skema tersebut, masyarakat yang telah menunaikan zakat melalui lembaga resmi tidak mengalami beban kewajiban yang berjalan secara terpisah.
"Kita harus memproporsikan yang bayar zakat itu bisa dihitung sebagai pajak. Kenapa?
>>> 40 Domba di Ladang Surya: Cara Baru Hasilkan Energi Bersih
Karena BAZNAS dan LAZ itu ada untuk mengurangi kemiskinan dan dipakai untuk kepentingan bangsa," tuturnya.
KH Cholil menilai fungsi zakat memiliki tujuan sosial yang sejalan dengan program pemerintah, terutama dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







