Rupiah Lanjut Koreksi ke Level Rp17.936 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah kembali mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (23/7) sore.
Mata uang Garuda ditutup di level Rp17.936 per dolar AS, melemah 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
>>> Ketua DWP Kemendagri Ajak Anggota Kembangkan Kreativitas untuk Kemandirian Ekonomi
Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi terhadap dolar AS.
Yuan China menguat 0,05 persen, dolar Singapura naik 0,06 persen, dan won Korea Selatan terapresiasi 0,47 persen.
Sementara itu, peso Filipina melemah 0,01 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,02 persen, dan yen Jepang turun 0,14 persen.
Dolar Hong Kong bergerak stabil.
Pergerakan mata uang utama negara maju juga beragam.
Euro Eropa menguat 0,05 persen, dolar Australia naik 0,02 persen, dan dolar Kanada terapresiasi 0,09 persen.
>>> Sesal Asisten Pelatih Argentina Serang Dani Olmo, Bantah Memukul
Di sisi lain, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen dan franc Swiss turun 0,10 persen terhadap dolar AS.
Tekanan dari Harga Minyak
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah kembali tertekan oleh lonjakan harga minyak mentah dunia.
Harga minyak kini telah menembus US$90 per barel.
"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS oleh kembali naiknya harga minyak mentah dunia yang telah melewati US$90 per barel," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.
com, Kamis (23/7).
Meski demikian, sentimen domestik secara umum mulai membaik. Namun, penguatan tersebut belum cukup untuk menopang rupiah apabila harga minyak terus melanjutkan kenaikannya.
>>> DAM Resmi Ambil Alih 4 Manajer Investasi BUMN dengan Dana Kelolaan Rp170 Triliun
"Walau sentimen domestik umumnya telah pulih, rupiah masih akan tertekan apabila harga minyak dunia terus meningkat," tandas Lukman.
Update Terbaru
Samsung Janjikan Harga Kacamata Pintar di Tingkat Wajar
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Kacamata Pintar Samsung Hadapi Pesaing dari Apple pada 2027
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Cara Menghilangkan Titik Oranye di Samsung Keyboard yang Mengganggu
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
Samsung Tingkatkan Kecepatan Chip AI HBM5 Hingga 50% dengan Proses 2nm
Senin / 27-07-2026, 22:14 WIB
One UI 9 Akan Hadirkan Fitur Zoom Kustom per Aplikasi
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Samsung Tingkatkan Produksi Chip untuk Cegah Apple Borong Memori China
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Perlambatan Bicara Bisa Jadi Tanda Awal Penurunan Kognitif
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Hirup Aroma Saat Tidur Tingkatkan Memori Hingga 226% Menurut Studi
Senin / 27-07-2026, 22:07 WIB
Industri AI Hadapi Gelombang Kebencian Publik Akibat Tindakan Buruk
Senin / 27-07-2026, 22:02 WIB
Minyak Esensial Pepermin Berpotensi Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
Debu Kosmik Ungkap Keberadaan Asteroid Tak Dikenal, Apa Artinya?
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan: Dampak Positif bagi Tubuh
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
90% Penderita Hepatitis di Indonesia Tak Sadar Terinfeksi, Kemenkes Ungkap Tantangan Eliminasi
Senin / 27-07-2026, 22:00 WIB
Sinopsis RoboCop (2014): Detektif Alex Murphy Menjadi Cyborg Penegak Hukum
Senin / 27-07-2026, 21:56 WIB







