"Kami hanya punya delapan menit untuk pemanasan karena terlambat. Pemain di-tape di bus, mencoba tidur sebentar," kenangnya.

Tantangan Ketinggian dan Atmosfer

Ketinggian 7.000 kaki di atas permukaan laut menjadi tantangan tersendiri. Bradley menjelaskan bahwa pemulihan setelah lari keras menjadi lebih sulit.

"Pemain harus membaca pertandingan dengan baik agar tidak terjebak dalam situasi terbuka yang menguntungkan Meksiko," katanya.

Edu menambahkan bahwa sprint pertama saat pemanasan tidak terasa, tetapi saat berlari mengejar bola atau sprint balik, efek ketinggian benar-benar terasa.

"Istirahat hidrasi sangat membantu. Kuncinya adalah bertahan 15-20 menit pertama," ujarnya.

Zimmerman mengungkapkan bahwa ia menggunakan tenda ketinggian selama sebulan sebelum pertandingan. "Setiap malam kami naik 500 kaki sambil memonitor oksigen.

Sulit diingat apakah itu efektif, tapi saat pertandingan kami merasa baik. Saya tidak terlalu merasakan ketinggian karena harus terus berlari," katanya.

Ketika ditanya tentang kenangan terbaik di Azteca, Bradley menjawab, "Salah satu yang terbaik. Atmosfer hebat, sejarah hebat, dan tantangan besar saat ke sana."

Edu memilih kemenangan 1-0 di laga persahabatan. "Tidak ada yang bisa menandingi momen membungkam suporter dan meraih hasil," ujarnya.

Zimmerman terkesan dengan ukuran stadion. "Stadion lebih besar dari yang Anda kira.

>>> HSL All Stars 2026 Jadi Ajang Seleksi Timnas Putri Indonesia U-16, Dipantau Langsung Pelatih Jepang

Anda berkeliling Mexico City dan tiba-tiba stadion itu muncul," pungkasnya.