Clancy merenungkan keberanian besar para pendatang bersejarah yang menavigasi pelabuhan untuk memulai kehidupan baru. "Mereka adalah orang-orang paling berani yang bisa saya bayangkan," ujar Kapten Hamilton Clancy.

Muir kemudian mengunjungi museum Liberty Island bersama Tony Soraci, cucu imigran Italia dan pekerja proyek restorasi tahun 1980-an yang mengganti obor asli yang rusak dengan replika persis.

"Dia sudah berada di sana selama 100 tahun — dia berada di tengah lautan," kata Tony Soraci.

Di dalam monumen, sejarawan National Park Service Matt Housch menemani Muir menaiki tangga heliks ganda menuju mahkota, menyoroti tambalan tembaga yang rumit.

"Tembaganya sangat tipis, hampir seperti dua koin di tangan Anda, dan bagian luarnya memiliki patina hijau," jelas Matt Housch.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Ganggu Perayaan 250 Tahun AS

Housch menambahkan bahwa pematung Prancis Frédéric-Auguste Bartholdi merancang patung tersebut agar langsung terlihat oleh para penumpang yang datang, meskipun ia tidak dapat meramalkan volume migrasi bersejarah.

"Bartholdi tidak tahu bahwa imigran terbanyak dalam sejarah akan datang ke New York City," kata Matt Housch. "Itu akan terjadi bertahun-tahun kemudian."

Setelah mencapai titik pandang luar, Muir merasakan pengalaman sensorik dan fleksibilitas struktural yang dirancang untuk menahan cuaca ekstrem.

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini," ujar David Muir.

Muir mendengar suara transportasi laut lokal dari platform tinggi. "Selamat datang di Pelabuhan New York.

Anda bisa mendengar feri berangkat. Ini yang dilihat semua imigran saat mereka masuk ke pelabuhan," katanya.

Muir mengamati dampak fisik langsung dari angin ketinggian terhadap struktur.

"Salah satu hal yang langsung terasa di sini, saat berdiri di obor Patung Liberty — yang jarang diizinkan — adalah angin," ujarnya.

Muir menekankan bahwa goyangan yang terasa di puncak adalah pilihan arsitektural yang disengaja.

"Anda benar-benar bisa merasakan Patung Liberty bergoyang tertiup angin, dan arsitek merancangnya dengan tujuan itu untuk bertahan dari cuaca selama ini," jelasnya.

Muir menyimpulkan dengan menyoroti kekuatan simbolis monumen bagi generasi pelancong laut.

"Bagi generasi imigran yang melintasi Atlantik, datang ke Amerika Serikat, ini adalah pemandangan pertama yang mereka lihat saat masuk ke Pelabuhan New York, obor Patung Liberty yang menjulang tinggi di atas pelabuhan," katanya.

>>> FIFA Pertahankan Jadwal Kickoff Meksiko vs Inggris di Piala Dunia

Muir menyebut pemandangan itu sebagai representasi kesempatan baru. "Itu adalah sinyal sesuatu, kesempatan untuk hidup baru di Amerika," pungkasnya.