FIFA memutuskan untuk mempertahankan jadwal kickoff pukul 18.00 waktu setempat pada laga 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Estadio Azteca, Minggu (5/7).

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya beredar laporan bahwa FIFA mempertimbangkan memajukan pertandingan enam jam lebih awal untuk menghindari badai petir dan banjir di Mexico City.

>>> Puluhan Pejabat Dunia Hadiri Penghormatan Terakhir Ali Khamenei di Teheran

Rencana perubahan jadwal itu mengejutkan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), yang disebut mengetahui wacana tersebut melalui media, bukan dari saluran resmi FIFA.

Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, menyatakan ketidakpuasannya saat perubahan jadwal masih dipertimbangkan. "Saya sama sekali tidak suka ini," ujar Aguirre.

British Broadcasting Corporation (BBC), pemegang hak siar pertandingan di Inggris, membantah rumor bahwa mereka menekan FIFA demi rating televisi.

"BBC tidak terlibat dalam diskusi tersebut," demikian pernyataan resmi BBC.

Dengan jadwal yang tidak berubah, pertandingan akan disiarkan pukul 01.00 BST pada Senin (6/7) di Inggris.

>>> Pastikan CSR Berdampak, Komut Pertamina Tinjau Langsung Program KANG ILING

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, sebelumnya menyatakan kekhawatiran soal ketinggian Mexico City yang memengaruhi pemainnya karena waktu aklimatisasi yang terbatas.

Menurut analisis performa atletik yang dilaporkan Sports Illustrated FC, kondisi fisik skuad Inggris bisa semakin terpengaruh oleh waktu kedatangan.

Pelatih lari jarak jauh Olimpiade Steve Magness menyebutnya sebagai "salah satu waktu kedatangan terburuk untuk performa" karena berada di tengah "penurunan" performa dengan aklimatisasi terbatas.

Data meteorologi yang diberikan kepada The Athletic menunjukkan risiko cuaca masih signifikan pada jadwal pertandingan.

>>> Prabowo Ancam Bubarkan Bea Cukai, Ganti dengan Perusahaan Swiss

Kepala meteorolog WKBW Aaron Mentkowski memperkirakan "60% kemungkinan hujan dan badai petir dengan suhu 65°F (18°C)."