Peran Mediasi di Timur Tengah

Selain soal Afghanistan, Zahid mengatakan Pakistan ingin memainkan peran sebagai mediator perdamaian di Asia Barat, atau beberapa pihak menyebutnya Timur Tengah.

Dia lalu menegaskan perang yang berakhir turut mengamankan keamanan hingga ekonomi kawasan.

"Dan kita percaya bahwa berakhirnya perang, ini penting untuk mengamankan perdamaian di kawasan ini.

Ini penting untuk stabilitas ekonomi kawasan, untuk ketahanan pangan kawasan, tidak hanya kawasan, tetapi seluruh dunia, keamanan energi kawasan dan sekitarnya," ucap Zahid.

Dia lalu menyebut pembukaan Selat Hormuz sebagai salah satu contoh hasil negosiasi AS-Iran yang dimediasi oleh Pakistan.

Selat Hormuz menjadi perhatian dunia usai ditutup sebagai bentuk balasan Teheran atas serangan brutal Amerika Serikat-Israel pada akhir Februari.

Selat Hormuz jadi rute pelayaran minyak global terutama yang akan diantar ke negara-negara Asia.

Pekan lalu, AS-Iran sepakat meneken nota kesepahaman (MoU) dan beberapa hari kemudian mereka menggelar negosiasi langsung di Burgenstok, Swiss.

MoU tersebut mencakup penghentian pertempuran di semua front, pencairan aset Iran yang dibekukan AS, pembukaan Selat Hormuz, hingga masa depan nuklir Iran.

>>> Antisipasi Badai, Duel Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Bisa Maju 6 Jam

Melalui negosiasi di Swiss, AS-Iran juga sepakat membentuk komite kerja yang memantau urusan nuklir hingga pencairan aset Iran senilai US$12 miliar.