Ia mengonversi 22 dari 37 break point sepanjang turnamen.

"Tujuan saya tidak berubah, tetapi saya pikir stres tentang bagaimana saya sampai di sana benar-benar berdampak pada saya," kata Liu.

Setelah berpisah dengan pelatih lamanya, Liu mulai bekerja sama dengan Clemens Wagner setelah AS Terbuka 2025. Mereka fokus pada gaya baseline agresif dan sering datang ke net.

"Saat saya lebih muda, saya pasti lebih 'Oh, saya bisa' ketika Anda belum melihat apa pun, ini seperti pertama kali dan Anda tidak punya apa-apa untuk dijadikan acuan," kata Liu kepada wartawan Rabu.

Liu menjelaskan bahwa ia menggunakan tulisan dan jurnal sebagai latihan mental yang sehat untuk mengelola kecemasan sebelum pertandingan profesional.

>>> KPK Dalami Pengakuan Raja Juli soal Amplop Bupati Kuansing

"Saya cukup percaya diri saat muda, dan itu adalah sesuatu yang sedang saya kerjakan untuk mengembangkannya kembali dan memiliki lebih banyak kepercayaan pada diri sendiri," ujar Liu.

Meskipun meraih kemenangan penting, Liu mengaku pandangannya yang rumit terhadap turnamen besar tidak berubah. "Saya check out pagi ini, dan saya mencari hotel lagi," katanya sambil tertawa.

Liu tidak tahu bahwa ia akan bermain melawan Gauff hingga seorang reporter memberitahunya setelah kemenangan babak kedua.

"Saya pikir saya akan check in kembali ke hotel yang sama, tapi kita lihat saja. Ini pasti hari demi hari," ujarnya.

Pertandingan di Lapangan No. 1 pada Jumat akan menjadi pertemuan ketiga antara Liu dan Gauff. Gauff memenangi dua pertemuan sebelumnya di lapangan keras.

Saat ini Liu bermain tanpa sponsor perusahaan, hanya mendapat dukungan peralatan dari Head Sport dan Asics Corp.