Baik kiri maupun kanan dapat dikustomisasi secara independen.

Tombol belakang dan samping (total enam) dapat berfungsi sebagai kontrol PS5 apa pun, dengan input keyboard tersedia di PC.

Lima tombol G juga ada di bagian bawah gamepad, agak canggung untuk digunakan saat bermain, tetapi berguna untuk pintasan peta, misi, dan inventaris.

Saat terhubung ke PS5, hanya G1 dan G5 yang dapat ditetapkan, sisanya untuk kontrol volume, mute, dan mikrofon.

Di PC, semua lima tombol dapat ditetapkan.

Nyaman Digenggam

Sebelum menyelami semua fitur, Scuf Omega terasa nyaman langsung dari kotak.

Dengan berat 254 gram yang nyaman dan tekstur karet di bagian belakang grip, controller ini mudah digunakan dalam waktu lama tanpa tergelincir atau kram.

Bobotnya sangat seimbang.

Lebih ringan dari DualSense biasa, tetapi tidak terasa murah atau hampa; masih ada kesan bobot yang memuaskan, sesuai dengan harga premiumnya.

Kekurangan Scuf Omega

Tombol samping menjadi masalah utama. Selama pengujian, tombol samping sering tertekan tidak sengaja, menyebabkan aksi yang tidak diinginkan dalam game.

Penempatannya yang canggung membuatnya sulit dihindari, terutama saat bermain game yang membutuhkan refleks cepat.

Selain itu, pelat atas Scuf Omega kurang tahan lama. Meskipun terlihat bagus, pelat ini rentan terhadap goresan dan aus seiring waktu.

Ini menjadi kekhawatiran bagi mereka yang menginginkan controller tahan lama.

Secara keseluruhan, Scuf Omega adalah controller yang nyaman dan responsif dengan banyak opsi kustomisasi.

>>> Chicago dan Sekitarnya Siapkan Perayaan 4 Juli Terbesar untuk HUT ke-250 AS

Namun, tombol samping yang canggung dan pelat atas yang kurang tahan lama menjadi pertimbangan sebelum membeli.