Sebuah insiden memanas terjadi antara staf timnas Mesir dan polisi Dallas di lobi hotel, jelang pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Australia.

Peristiwa itu bermula saat seorang pemain Mesir meladeni permintaan foto bersama suporter cilik. Dua petugas polisi Dallas mendesak anggota staf tim Mesir untuk menjauh dari pemain dan penggemar.

>>> Profil David Nascimento, Pelatih Indonesia U-17 Eks Asisten Van Gaal

Salah satu petugas polisi mendorong staf timnas Mesir sambil berteriak, "Mundur! Mundur!

Mundur!" Staf tersebut tidak terima dan adu argumen, bahkan menunjukkan gestur siap berkonfrontasi.

Delegasi timnas Mesir lainnya turun tangan untuk meredakan ketegangan. Mereka juga membujuk polisi agar tidak mengeluarkan alat kejut listrik yang diduga akan digunakan.

Ketegangan mereda dalam waktu satu menit. Anggota tim Mesir meninggalkan lobi tanpa ada luka atau penangkapan.

>>> Dari Hutan Ranjuri, Anto Ubah Daun Gugur Jadi Pewarna Alami Batik Valiri

New York Post melaporkan, staf yang terlibat konfrontasi adalah direktur tim Ibrahim Hassan, saudara dari pelatih kepala Mesir, Hossam Hassan.

Media Mesir, Egyptian Independent, membenarkan perselisihan tersebut. "Para penggemar sangat ingin mengambil foto kenangan bersama para pemain, tetapi petugas keamanan turun tangan secara agresif.

Hal ini membuat Hassan marah, dan ia pun ikut campur untuk memprotes perilaku kasar mereka," tulis media tersebut.

Mesir akan menghadapi Australia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7) dini hari WIB.

>>> 4 Rekomendasi Shampo Non SLS yang Aman Dipakai Setiap Hari

Pertandingan akan berlangsung pukul 01.00 WIB, dengan Mohamed Salah dan kolega diunggulkan untuk menang.