Yoshida juga mengamati bahwa beberapa game membutuhkan waktu lebih lama untuk dimuat dari yang diharapkan, meskipun sistem menggunakan solid-state drive.

Ia berharap para pengembang terus mengoptimalkan judul mereka untuk meningkatkan performa di platform ini seiring waktu.

SteamOS, Kontroler, dan Desain Mendapat Pujian

Meskipun kritis terhadap nilai perangkat keras, Yoshida juga menyoroti beberapa aspek yang ia sukai. Ia memuji SteamOS karena memberikan pengalaman pengguna yang sederhana dan intuitif.

Ia juga menyukai bahwa Steam Machine dapat dinyalakan langsung dari Steam Controller dengan menekan tombol.

Yoshida memuji desain perangkat keras Valve, mencatat bahwa sistem beroperasi dengan tenang meskipun ukurannya ringkas.

Fitur lain yang menonjol adalah kemampuan mengganti faceplate, memberi pengguna cara untuk mempersonalisasi tampilan konsol.

Pada akhirnya, Yoshida mengatakan Steam Machine tetap memiliki nilai baginya karena memudahkan menikmati pustaka game Steam di televisi.

Namun, komentarnya mencerminkan diskusi yang lebih luas tentang rasio harga-ke-performa perangkat ini.

>>> Ilmuwan Kembangkan Antibodi untuk Lawan Virus Epstein-Barr yang Bersembunyi di 95% Orang Dewasa

Valve telah menjelaskan bahwa perangkat keras tidak dijual di bawah biaya produksi, tetapi banyak pemain tetap membandingkannya dengan PC gaming dan konsol generasi saat ini yang memiliki harga serupa.