Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Dia punya orang yang menjalankan dan mengendalikan," kata LaNier.
Mimpi Anggur Jefferson Akhirnya Terwujud
Sejalan dengan refleksi budaya ini, industri anggur Virginia telah mewujudkan mimpi awal Jefferson di bidang vitikultura, yang ia bagikan dengan patriot Italia Philip Mazzei, seperti dilaporkan Slate.
Mazzei membawa potongan anggur Eropa ke Monticello pada tahun 1773, meskipun hama phylloxera bawah tanah menghancurkan upaya awal pembuatan anggur mereka, yang kemudian dihidupkan kembali pada peringatan 200 tahun 1976 oleh pembuat anggur Italia.
Gabriele Rausse, pendiri Gabriele Rausse Winery, mengenang saat ia menanam lima hektar pertama di Barboursville Vineyards pada April 1976.
Rausse mengingat bahwa USDA awalnya mengatakan kepadanya bahwa menanam anggur Eropa di Virginia adalah keputusan yang tidak bijaksana.
"USDA mengatakan hal paling bodoh yang bisa Anda lakukan adalah menanam anggur Eropa di Virginia. Dan saya berkata, 'Mereka membayar saya setiap bulan untuk melakukan hal bodoh.
Jadi saya tidak keberatan melakukan hal bodoh.' Itulah awal cerita saya," kata Rausse.
Rausse kemudian mengelola Jefferson Vineyards dan bekerja di Monticello, membantu membangun industri di mana konsumsi lokal awalnya langka.
"Ketika saya datang ke sini, tidak ada yang minum anggur," kata Rausse.
Ia mencatat bahwa pelanggan saat itu hampir secara eksklusif minum bir saat makan malam.
"Saya pergi ke restoran untuk makan malam, dan pria selalu minum bir saja. Wanita kadang minum segelas anggur, tapi tidak pernah ada botol di meja," ujarnya.
Luca Paschina, direktur estate di Barboursville Vineyards, membenarkan lanskap budaya ini saat merenungkan awal mula kebun anggur.
"Saya ditanya orang bagaimana rasanya di Virginia tahun 1970-an bagi keluarga Italia untuk mendirikan kebun anggur.
Saya bilang, 'Yah, saya pikir saat itu orang-orang terutama minum teh manis dan bourbon,'" kata Paschina.
Jefferson melanjutkan eksperimen vitikulturnya hingga tahun 1807, ketika ia menanam 24 varietas anggur Eropa yang berbeda di Monticello.
>>> Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
"Saya suka bahwa Jefferson juga berada di sisi yang masuk akal untuk mencoba melihat apa yang tumbuh," kata Rausse.
Update Terbaru
Indonesia Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Tewas dalam Serangan di Papua
Jumat / 03-07-2026, 18:51 WIB
Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Akses Suramadu, Pasutri Tewas
Jumat / 03-07-2026, 18:51 WIB
Panas Ekstrem di Prancis Tewaskan 2.000 Orang dalam Sepekan
Jumat / 03-07-2026, 18:51 WIB
Australia Incar Kemenangan Perdana di Fase Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 18:50 WIB
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
Jumat / 03-07-2026, 18:49 WIB
Sony Hentikan Produksi Game Fisik PlayStation Mulai 2028
Jumat / 03-07-2026, 18:49 WIB
Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Bandar Narkoba Buntut Anggota Tewas
Jumat / 03-07-2026, 18:49 WIB
Prediksi Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 18:49 WIB
Ada Misi Berhadiah di Jakarta x Beauty 2026, Begini Caranya
Jumat / 03-07-2026, 18:49 WIB
Mandiri Jogja Marathon 2026 Dorong Ekonomi DIY, Belanja Masyarakat Naik 7,4%
Jumat / 03-07-2026, 18:49 WIB
Simon Dominic Ungkap Keberuntungan Bantu Pulihkan Jam Tangan Mewah Curian
Jumat / 03-07-2026, 18:46 WIB
Pelatih Spanyol Puji Penampilan Nyaris Sempurna Usai Permak Austria
Jumat / 03-07-2026, 18:46 WIB
Disembunyikan di Gang, Lamborghini Bos Tambang Aseng Disita Kejagung
Jumat / 03-07-2026, 18:46 WIB






