>>> Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Tak Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Ia menekankan pentingnya pengelolaan stok yang baik agar kualitas beras tetap terjaga selama penyimpanan.

"Komisi IV tentu mendukung program-program Perum BULOG, sepanjang terus berpihak dan memberikan manfaat bagi petani.

Kami juga mengapresiasi BULOG karena stok yang tersedia mencukupi dan kualitasnya baik," ujar Titiek.

Titiek mengapresiasi pengelolaan stok di GKP Banjarbaru yang dinilai berjalan baik.

Menurutnya, perputaran stok beras di gudang tersebut relatif cepat, dengan masa simpan paling lama sekitar empat bulan, sehingga beras dari petani dapat segera diproses dan kembali disalurkan ke pasar.

"Mudah-mudahan dengan adanya perbaikan dan penguatan gudang ini, kapasitas penyimpanan beras dapat semakin meningkat, dengan kualitas yang juga semakin baik," tambahnya.

Kehadiran Titiek dalam peresmian gudang BULOG ini merupakan bagian dari agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI bersama Wakil Ketua dan Anggota Komisi IV DPR RI untuk meninjau kesiapan infrastruktur pangan di daerah.

Kegiatan peresmian dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar, meliputi mesin potong rumput untuk masjid, bingkisan sembako, serta santunan berupa perlengkapan sekolah kepada 20 anak yatim piatu.

Melalui pembangunan GKP Banjarbaru, Perum BULOG memperkuat peran sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.963 per Dolar AS pada Sore Ini

Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok pangan, mulai dari penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi stok pangan di daerah.