Krehbiel menambahkan, "Jika kita akan melarang kembang api, kita harus melarang rokok, petir, burung yang terbang ke kabel listrik…"

Kota-kota di seluruh wilayah menangani kondisi kekeringan yang tidak menentu secara independen. Mereka berkoordinasi dengan pemadam kebakaran setempat untuk menentukan protokol keamanan acara masing-masing.

"Lokasi peluncuran kami berisiko sangat rendah. Hanya tanah di atas bukit," kata Ceniceros, pejabat kota Montrose.

Meskipun awalnya dinilai aman, Montrose akhirnya membatalkan pertunjukan karena kekeringan yang semakin parah.

Beberapa konsumen lebih memilih pertunjukan pribadi.

Mereka memuat kembang api langsung ke kendaraan mereka meskipun menghadapi potensi hukuman hukum karena membawanya kembali ke Colorado.

"Lebih seru kalau melakukannya sendiri," kata Steve Gomez, warga Colorado.

Pembatalan besar-besaran memicu lonjakan permintaan untuk hiburan drone udara. Perusahaan spesialis pun penuh dipesan selama pekan libur.

"Ini memilukan karena ini adalah waktu yang sangat sibuk bagi kami," kata Tom Dolan, pemilik BrightFlight Drone Shows.

Perusahaannya saat ini menjalankan 16 produksi drone dalam tujuh hari. Dolan terpaksa menolak banyak permintaan mendadak dari komunitas Colorado yang putus asa.

>>> KABAR DUKA! Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas akibat Tembakan Tentara Israel di Jalur Gaza

"Saya berharap kami memiliki satu juta drone dan satu juta pilot sehingga kami bisa melakukan semua pertunjukan yang diminta," ujar Dolan.