Chelsea terus memburu kapten Sunderland, Granit Xhaka, di bursa transfer musim panas ini. Langkah ini dilakukan setelah tawaran awal senilai £8 juta ditolak oleh klub Liga Inggris tersebut.

Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, menjadi penggerak utama di balik upaya merekrut gelandang berusia 33 tahun itu.

>>> Dua Pemain Luar Mariners Cedera, Rodriguez dan Robles Keluar

Alonso pernah bekerja sama dengan Xhaka saat memimpin Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga tanpa terkalahkan.

Sunderland menegaskan bahwa Xhaka tidak dijual.

Namun, laporan menyebut Chelsea masih optimistis bisa mendapatkan pemain veteran itu untuk menambah kepemimpinan dan pengalaman di skuad mudanya.

Perubahan Kebijakan Transfer Chelsea

Upaya merekrut Xhaka menandai perubahan signifikan dalam kebijakan transfer Chelsea di bawah kepemilikan BlueCo. Dalam empat tahun terakhir, klub lebih fokus mendatangkan pemain di bawah usia 25 tahun.

Xhaka tampil impresif bersama Sunderland musim lalu.

>>> Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa

Ia mencatatkan empat assist dari situasi bola mati dan memimpin semua gelandang tengah Premier League dalam operan yang menembus tiga atau lebih garis lawan.

Para pendukung Sunderland bereaksi beragam terhadap rumor ini.

Beberapa pihak menuntut harga minimal £25 juta hingga £30 juta untuk melepas pemain paling berpengaruh mereka menjelang kampanye Eropa.

Direktur Olahraga Bayer Leverkusen, Simon Rolfes, menyebut Xhaka mampu mengubah dinamika ruang ganti.

>>> Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang

Gelandang asal Swiss itu masih terikat kontrak dua tahun dengan Sunderland dan saat ini membela timnas Swiss di Piala Dunia 2026.