Sabuk Benteng Ukraina di Donbas: Pertahanan Brutal yang Menahan Gempuran Rusia
Yulia Melnyk, 46, yang tinggal di gedung itu, bersikap pasrah saat membereskan flatnya, tangga di luar hangus dan berbau asap dari kebakaran akibat ledakan.
"Kadang suara itu menakutkan saya. Tapi jika saya mendengar ledakan, saya masih hidup dan hidup terus.
Itu meledak di tempat lain," katanya.
Gedung lain di Sloviansk dan Kramatorsk kurang beruntung, tetapi jaring drone yang baru dipasang dan tempat perlindungan memungkinkan penduduk berbelanja, termasuk di pasar terbuka.
Namun, jaring hanya efektif melawan drone yang lebih kecil dan tidak memberikan perlindungan dari Shahed yang jauh lebih besar dan bom luncur.
Secara keseluruhan, Ukraina merasa bahwa sabuk benteng sebagian besar bertahan melawan serangan Rusia dan dapat menolak tuntutan Moskow untuk menyerahkan wilayah dengan imbalan penghentian permusuhan yang tidak pasti, yang diyakini Kyiv akan memungkinkan Rusia menggunakan Donbas sebagai batu loncatan untuk menyerang lagi di masa depan.
Vadym, yang brigadenya bertempur di sekitar Lyman, mengatakan: "Musuh tidak menyerah untuk mencoba menyerbu Lyman dan mendirikan pijakan di sana.
Tugas mereka tahun lalu adalah merebut Lyman pada Oktober. Lalu pada akhir tahun baru.
Lalu Maret. Sekarang, pada akhir musim panas."
Membela satu kota juga membantu membela yang lain, meskipun Vadym mengamati bahwa keterkaitan pusat perkotaan dan fasilitas industri sabuk benteng bisa menjadi kekuatan sekaligus kerentanan jika jalur logistik terputus.
"Jelas jika kita kehilangan Lyman, maka itu masalah bagi Sloviansk. Tapi itu jika..."
Ia mencatat perubahan dalam cara strategi dipandang lebih luas di Ukraina, di mana sebelumnya ada pertanyaan tajam tentang biaya pertahanan.
"Saya ingat dua tahun lalu ada semua pertanyaan tentang mengapa kita bertahan [di tempat tertentu], meskipun sudah jelas," katanya.
Update Terbaru
5 Drama Korea Rating Tertinggi Sepanjang Juni 2026
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Trailer The Ninth Jedi Perkenalkan Mantan Jedi Misterius sebagai Antagonis
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Chelsea Kejar Granit Xhaka Usai Tawaran Awal Ditolak Sunderland
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Dua Pemain Luar Mariners Cedera, Rodriguez dan Robles Keluar
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Argentina vs Cape Verde: Panggung Miami dan Dansa Senja Lionel Messi
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Indonesia-Tiongkok Percepat Proyek Twin Parks, Investasi Baru USD500 Juta
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB
Raja Juli Antoni Kembalikan Amplop Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum OTT
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB
Ketua Komisi IV DPR Resmikan Gudang BULOG Berkapasitas 3.500 Ton di Kalsel
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB






