Tim nasional sepak bola Portugal mengikat pakta kehormatan kolektif untuk meraih kemenangan atas Kroasia dalam laga kualifikasi babak 16 besar Piala Dunia, Kamis malam.

Laga ini bertepatan dengan peringatan satu tahun meninggalnya penyerang Diogo Jota.

>>> Spanyol Kalahkan Austria, Lamine Yamal Kembali dari Cedera

Menurut surat kabar Portugal A Bola, inisiatif ini menjadi pendorong emosional yang dalam bagi skuad saat mereka mengejar gelar turnamen di tanah Amerika.

Jota meninggal pada usia 28 tahun bersama saudaranya, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada 3 Juli 2025, saat bermain untuk Liverpool.

"Di dalam rombongan Portugal, keinginan untuk menang berubah menjadi janji diam-diam dan pakta kehormatan kolektif yang menyatukan semua pemain di sekitar tujuan yang jauh lebih besar.

Malam ini, setiap lari, setiap duel, dan setiap gol akan membawa urgensi penghormatan yang tulus.

>>> Buku Baru Trump Laris 300.000 Eksemplar di Pekan Pertama

Mereka ingin dan akan bermain untuk Diogo Jota, mengubah rasa sakit yang mendalam menjadi bahan bakar untuk meraih kejayaan di lapangan Amerika," lapor A Bola.

Pertandingan berlangsung di Toronto, kota yang menjadi rumah bagi diaspora sekitar 200.000 warga Portugal.

Seperti dilaporkan CNN Brasil, Federasi Sepak Bola Portugal menjaga hubungan erat dengan keluarga Jota dengan mengundang orang tuanya sebagai tamu kehormatan untuk debut Piala Dunia tim.

>>> Badai Matahari Kelas X Picu Peringatan Badai Geomagnetik Jelang Akhir Pekan

Secara bersamaan, Liga Premier merilis film dokumenter mini peringatan yang merayakan kehidupan dan karier Jota, menampilkan wawancara dengan mantan pelatihnya Arne Slot, pelatih muda Vasco Seabra, dan teman-teman dekat, menurut laporan DAZN.