Kami memiliki tim yang cukup bagus, jadi semua tim di luar sana harus bersiap," kata Afful.

>>> Inggris ke 16 Besar Piala Dunia, Hadapi Meksiko

Penyelenggara setempat menekankan bahwa kedatangan skuad menjadi acara pemersatu yang signifikan di luar olahraga itu sendiri.

"Kami telah menyaksikan Black Stars dari jauh," kata Dr. Cobina Lartson, ketua dewan Ghanaians of KCMO dan KCK.

Melihat para atlet secara langsung di hotel tim dan selama pertandingan mendatang memberikan kesempatan unik bagi wilayah tersebut.

"Akan luar biasa melihat mereka dari dekat secara langsung, terutama saat mereka masuk ke sini (hotel tim). Dan juga saat mereka bermain pada hari Jumat," kata Lartson.

Lartson memperkuat kebanggaan budaya ini dengan memimpin nyanyian perayaan tradisional bersama kerumunan yang berkumpul.

"Ghana. Berbahagialah menjadi orang Ghana, banggalah menjadi orang Ghana," seru Lartson.

Meskipun Kolombia diunggulkan di babak gugur, Ghana memiliki kepemimpinan veteran yang signifikan di pinggir lapangan meskipun menjadi tim dengan unggulan terendah yang tersisa.

Pelatih kepala Ghana, Carlos Queiroz, membawa pengalaman turnamen yang luas, setelah melatih di lima Piala Dunia berturut-turut dan menangani sembilan negara berbeda, termasuk sebelumnya memimpin Kolombia pada 2019 dan 2020.

"Saya cukup mengenal tim itu," kata Queiroz.

Queiroz mencatat bahwa skuad Kolombia saat ini memiliki kemiripan struktural dengan tim yang berkompetisi di turnamen Copa America.

"Saya mengenal pemain Kolombia dengan cukup baik. Tentu saja, kami sangat menyadari semua kualitas yang dimiliki para pemain ini.

Tim saat ini mengingatkan saya pada Kolombia dari Copa America. Itu adalah tim yang hebat," kata Queiroz.

>>> Menkeu Purbaya: RUU PFII Jadi Pilar Indonesia Menuju Pusat Keuangan Kelas Dunia

Pemenang pertandingan di Stadion Kansas City akan melaju ke babak berikutnya turnamen.