Angin berhembus ke arah utara membawa asap pekat kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, pihaknya telah menurunkan bantuan sebagai bentuk dukungan atas permohonan dari BPBD Provinsi Banten dan BPBD Kabupaten Tangerang.

Pihaknya melakukan pemetaan lokasi sejak malam hari sebelum memberangkatkan personel dan armada.

"Setelah menerima permohonan bantuan, kami langsung melakukan mapping di lokasi.

Mulai hari ini personel dan armada kami diberangkatkan untuk membantu proses pemadaman sesuai kebutuhan di lapangan," kata Mahdiar, Kamis (2/7).

Pada tahap awal, BPBD Kota Tangerang mengerahkan tiga unit armada dengan sekitar 20 personel.

Armada tersebut meliputi mobil pemadam, mobil tangki air, serta pompa submersible untuk mendukung pasokan air.

Tim juga melakukan pemetaan sumber air terdekat agar distribusi air ke lokasi kebakaran lebih efektif.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah membangun pola suplai air secara statis menggunakan pompa submersible sehingga beberapa unit pemadam dapat terisi bersamaan.

>>> Kalender Jawa Jumat Legi 3 Juli 2026: Weton, Neptu, dan Ramalan Rezeki

"Kami berupaya memastikan suplai air tidak terputus selama proses pemadaman. Tim di lapangan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah penanganan yang paling efektif sesuai kondisi lokasi," jelas Mahdiar.