CRA Batalkan Sanksi Pegawai yang Pasang Antena untuk Nonton Piala Dunia
Canada Revenue Agency (CRA) mencabut skorsing tiga hari terhadap seorang pegawai yang memasang antena pribadi di televisi kantor untuk menonton Piala Dunia 2018.
Keputusan arbitrase ketenagakerjaan mengungkapkan bahwa Thom Bartleman, petugas rulings veteran selama 27 tahun, membawa antena ke ruang rapat pada 11 Juli 2018 saat semifinal antara Inggris dan Kroasia.
>>> Momen Ronaldo dkk Rayakan VAR Batalkan Gol Kroasia di Injury Time
CRA awalnya menjatuhkan skorsing setelah seorang supervisor mengklaim Bartleman menonton pertandingan selama 30 menit dan mengabaikan perintah untuk kembali bekerja.
Namun, agensi tersebut akhirnya membatalkan hukuman setelah Bartleman mengajukan gugatan dan berhasil membuktikan bahwa catatan kerja menunjukkan ia sedang melakukan wawancara selama waktu yang dipersengketakan.
Arbiter David Olsen menyatakan gugatan tersebut tidak relevan karena Bartleman sudah pensiun dan CRA telah menghapus skorsing dari catatannya.
Bartleman membantah tuduhan dengan menjelaskan kronologi tepat kepada manajemen. Ia hanya mengecek sambungan antena sebentar saat istirahat makan siang sebelum kembali saat jeda resmi.
"Saat makan siang, saya menyambungkan antena ke televisi dan menonton selama lima menit untuk memeriksa apakah berfungsi. Saya kembali pukul 15.00 dan menyalakan televisi.
Itu sedang jeda," tulis Bartleman.
Pegawai veteran itu mengungkapkan frustrasi mendalam terhadap penanganan manajemen, karena ia dipaksa meninggalkan tempat kerja dengan cara memalukan.
"Sepertinya sangat penting bagi pemberi kerja untuk belajar bahwa mereka tidak bisa mendisiplinkan pegawai tanpa alasan," ujar Bartleman.
>>> APEKSI Minta Pemda Dilibatkan dalam Program MBG, Kelola SPPG Lebih Tepat Sasaran
CRA menyatakan Bartleman melanggar protokol ketat dengan menghubungkan peralatan pribadi tanpa izin ke properti federal dan mengundang staf lain ke ruang rapat untuk menonton siaran.
Update Terbaru
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






