Rombongan turut membawa berbagai kegiatan sosial di setiap pulau yang disinggahi sebagai bentuk penguatan hubungan negara dengan masyarakat di wilayah perbatasan.

Wakil Komandan Komando Armada (Koarmada) IV Batam, Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, menegaskan keberadaan rupiah di pulau-pulau terluar memiliki makna strategis sebagai simbol kehadiran negara.

Ia mengatakan pelayaran sejauh lebih dari 1.100 nautical mile mencerminkan besarnya tantangan distribusi layanan negara di Kepulauan Riau yang didominasi perairan.

"Karena itu, TNI AL berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat agar berjalan aman dan sukses," ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andri Rizal menilai program tersebut menjadi solusi untuk pemerataan layanan ekonomi di wilayah kepulauan yang terkendala jarak dan transportasi.

>>> Jarang Terjadi, Dua Mantan Presiden Samsung Jadi Besan

Menurutnya, kolaborasi BI dan TNI AL menunjukkan negara tetap hadir hingga ke pulau-pulau terluar, tidak hanya melalui distribusi uang layak edar untuk menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga dalam memperkuat kedaulatan Indonesia di kawasan perbatasan.