Kajari Tuban Dicopot Sementara Diduga Terkait Kasus Tambang Ilegal
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Supardi, dicopot sementara dari jabatannya setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim).
Pencopotan ini diduga terkait dengan kasus tambang ilegal yang melibatkan sejumlah jaksa di wilayah tersebut.
>>> Chris Johnson Hidupkan Kembali ALS Ice Bucket Challenge, Marshawn Lynch dan LenDale White Ikut Serta
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Adnan Sulistiyono, membenarkan pemeriksaan terhadap Supardi dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tuban, Akhmad Akhsan.
"Pada minggu yang lalu Kajari Tuban dan Kasi Pidum diduga melakukan perbuatan indisipliner dalam tugas, sehingga sekarang sedang dilakukan pemeriksaan oleh pengawasan," kata Adnan, Kamis (2/7).
Adnan enggan merinci bentuk pelanggaran yang dilakukan.
Posisi Kajari Tuban saat ini diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Abdul Rasyid untuk menjaga kelancaran operasional dan objektivitas proses pemeriksaan.
Pergantian kepemimpinan ini pertama kali terendus publik saat peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Selasa (30/6).
Akun media sosial resmi Kejari Tuban mengunggah ucapan selamat dengan menampilkan foto dan nama Abdul Rasyid sebagai pimpinan baru.
>>> Persiapan Pernikahan Taylor Swift: Makanan Dikirim ke MSG Sepanjang Malam
Di media sosial, beredar dugaan bahwa kasus indisipliner ini berkaitan dengan penanganan perkara tambang ilegal yang menyeret nama Kepala Kejari, Kasi Pidum, hingga Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kabar itu kian liar setelah beredar video amatir yang menampilkan aktivitas di rumah dinas Kepala Kejari Tuban di kawasan Simpang Lima, Jalan Wahidin Sudirohusodo.
Dalam video tersebut, rumah dinas tampak ramai didatangi sejumlah orang pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, dengan sebuah mobil berwarna hitam terparkir di halaman dan gerbang rumah terbuka lebar.
Warganet menarasikan video itu sebagai penggerebekan.
Adnan Sulistiyono membantah tegas narasi penggeledahan atau penggerebekan tersebut. Menurutnya, aktivitas dalam video itu tak lebih dari kegiatan domestik biasa.
>>> Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Targetkan Promosi ke Liga 1
"Di video itu kemarin anak-anak memasukkan sprei dan menata rumah dinas pak Kajari Tuban," kata Adnan meluruskan.
Update Terbaru
Baca Lookism Chapter 614 Bahasa Indonesia, Pembahasan dan Preview Chapter 615
Kamis / 02-07-2026, 23:05 WIB
SIG Pasok Beton untuk Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Capai 28 Ribu Meter Kubik
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Pasar Karbon RI Siap Terhubung ke Global, Potensi Rp5 Triliun Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Bocoran Gambar Galaxy Watch Ultra 2: Kaca Safir dan Ketahanan 10 ATM
Kamis / 02-07-2026, 23:01 WIB
Petinju Legendaris Bereaksi atas Masalah Keuangan Floyd Mayweather
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Karyawan Toko Laporkan Tanda Bahaya Sebelum Penangkapan Kasus Pengabaian Anak di Ohio
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Penambahan Tenaga Kerja AS Melambat, Hanya 57.000 Pekerjaan pada Juni
Kamis / 02-07-2026, 22:29 WIB
Chicago Pecahkan Rekor Suhu Minimum, Badai Petir Mengancam Akhir Pekan
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Aktris Lisa Faulkner Umumkan Diagnosis Kanker Payudara Stadium Awal
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Futures TSX Naik Didorong Kenaikan Emas dan Data Tenaga Kerja AS Melemah
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Lorenzo Sonego Kalahkan Gabriel Diallo di Laga Marathon Wimbledon
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Prediksi Portugal vs Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 22:28 WIB
Ilmuwan Missouri Ciptakan Entitas Buatan SpudCell dengan 36 Gen
Kamis / 02-07-2026, 22:27 WIB
New York Times Connections Puzzle 1116: Kata dan Tema Harian
Kamis / 02-07-2026, 22:26 WIB






