Kepala Akuntan Chengdu Airlines, Huang Liying, mengatakan C909 menunjukkan kinerja kuat, terutama di rute regional Xinjiang, dengan manfaat ekonomi dan sosial yang baik.

Di Xinjiang, Mongolia Dalam, dan Heilongjiang, sebanyak 70 unit C909 telah beroperasi di lebih dari 460 rute, mencatat lebih dari 10 juta perjalanan penumpang.

>>> Pilot AS Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Yahukimo

Rute Turpan-Altay di Xinjiang memangkas waktu perjalanan menjadi sekitar satu jam 10 menit, dibandingkan 12 jam dengan kereta via Urumqi atau delapan jam dengan mobil.

Manajer Pemasaran Senior Xinjiang Airport Group, Zhu Tao, mengatakan C909 telah meningkatkan kondisi perjalanan bagi masyarakat di daerah terpencil, membuat perjalanan udara lebih terjangkau dan mudah diakses, serta merangsang permintaan pariwisata.

Sejak memasuki layanan di Indonesia pada April 2023, C909 telah beroperasi di Indonesia, Laos, dan Vietnam, melayani 28 kota luar negeri dan mengangkut lebih dari satu juta penumpang.

COMAC juga telah mengembangkan varian khusus untuk penerbangan bisnis, kargo, komando penyelamatan darurat, dan layanan medis.

Pada Singapore Airshow 2026, Shanxi Victory General Aviation memesan enam unit C909 pemadam kebakaran, termasuk tiga pesanan pasti dan tiga surat minat.

C909 memiliki kapasitas 78 hingga 97 penumpang dengan jangkauan 2.225 hingga 3.700 kilometer.

Pesawat ini dirancang untuk beroperasi di bandara dengan landasan pacu pendek dan sempit, serta berkinerja baik dalam kondisi suhu tinggi, dataran tinggi, dan angin lintang.

Salah satu kapten pertama yang menerbangkan varian modifikasi C909, Chen Qingqiang, mengatakan pesawat ini sangat adaptif dan beroperasi stabil di berbagai jenis bandara.

Sebagai pionir di sektor pesawat komersial China, C909 mencapai terobosan 'dari nol ke satu' dalam operasi komersial pesawat buatan dalam negeri.

Pesawat ini membantu mengeksplorasi jalur pengembangan siklus penuh untuk pesawat komersial yang dikembangkan secara domestik.

Dekade operasi C909 bertepatan dengan pertumbuhan pesat pasar penerbangan China.

Data Administrasi Penerbangan Sipil China menunjukkan negara itu menambah sekitar 40 juta penumpang udara setiap tahun dalam dua tahun terakhir, sehingga total populasi perjalanan udara mencapai 470 juta, naik 160 juta dari 2019.

China kini memiliki populasi perjalanan udara terbesar di dunia.

>>> Psikolog Israel Ungkap Kepribadian Netanyahu: Agresif dan Manipulatif

Bandara penerbangan sipil China menangani hampir 1,53 miliar perjalanan penumpang pada 2025, naik 4,8 persen dari tahun sebelumnya, menurut buletin statistik industri penerbangan sipil 2025.