>>> Polda Jabar Selidiki Dugaan Perampasan Motor oleh Taufik Hidayat

Untuk kendaraan di atas 3,5 ton sudah selesai memenuhi target jarak tempuh 40 ribu km," ucap Eniya.

Hasil pengujian menunjukkan kualitas bahan bakar B100 untuk campuran 50% (B50) telah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan.

Khususnya pada parameter untuk perbaikan yaitu kadar air, monogliserida dan kestabilan oksidasi sesuai rekomendasi Komite Teknis Bioenergi cair.

Rinciannya kadar air menjadi maksimum sebesar 300 ppm dari 320 ppm untuk B40. Monogliserida menjadi maksimum 0,47 % massa dari 0,5 % massa untuk B40.

Kestabilan oksidasi menjadi minimal 900 menit dari minimal 720 menit untuk B40.

Target dari B50

Kebijakan ini dirancang dengan sejumlah tujuan, salah satunya mampu menekan kebutuhan impor solar secara signifikan. Bahkan berpotensi menghilangkan impor untuk jenis solar tertentu apabila implementasinya berjalan optimal.

Selain mendukung ketahanan energi, program biodiesel juga diproyeksi memberikan manfaat ekonomi. Pemerintah mencatat implementasi B50 berpotensi menciptakan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional sebesar Rp24,68 triliun.

Program tersebut juga diperkirakan berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lebih dari 2,2 juta orang di sepanjang rantai pasok industri sawit dan energi.

Dari sisi lingkungan, penggunaan biodiesel mendukung agenda transisi energi dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK).

Implementasi B50 diperkirakan mampu menekan emisi hingga 46,72 juta ton setara karbon dioksida (CO2).

>>> Eropa Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Capai Rekor

Dari aspek makroekonomi, berkurangnya kebutuhan impor bahan bakar fosil diperkirakan menghasilkan penghematan devisa hingga Rp157,28 triliun.