PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Creating Impactful Business through Inclusive Financial System dalam ajang Indonesia Excellence GCG Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan di tengah perluasan layanan pembiayaan dan pemberdayaan PNM kepada lebih dari 23,3 juta perempuan prasejahtera hingga Mei 2026.

>>> Laba Bersih Palmco Naik 90,3% Jadi Rp7,08 Triliun pada 2025

PNM menyatakan penghargaan itu mencerminkan penerapan tata kelola perusahaan yang dikaitkan dengan kepatuhan, transparansi, akuntabilitas, serta dampak sosial dari penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha ultra mikro.

Komitmen Tata Kelola yang Berdampak

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan tata kelola perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kepatuhan internal, melainkan juga efektivitas proses bisnis dalam menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

"Bagi kami, tata kelola yang baik bukan hanya tentang kepatuhan dan pencapaian perusahaan, tetapi tentang bagaimana setiap proses bisnis dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

Bersama Danantara, kami akan terus memperkuat layanan yang inklusif agar semakin banyak perempuan prasejahtera memiliki kesempatan untuk tumbuh, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujar Kindaris dalam keterangan resmi, Selasa (1/7/2026).

Hingga Mei 2026, PNM menyalurkan layanan pembiayaan dan pendampingan kepada lebih dari 23,3 juta perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.

Segmen tersebut menjadi basis utama program PNM Mekaar yang menyasar pelaku usaha ultra mikro.

>>> LG Luncurkan Speaker Bluetooth xboom Bounce dan Grab dengan AI di India

PNM menjalankan pemberdayaan melalui tiga skema, yakni modal finansial berupa pembiayaan, modal intelektual melalui Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), serta modal sosial melalui Pertemuan Kelompok Mingguan.