Pemanfaatan AI untuk keamanan blockchain mulai diterapkan oleh sejumlah perusahaan teknologi. Beberapa contohnya adalah Frosty yang dikembangkan Coinbase dan Mythos dari Anthropic.

Teknologi seperti ini dapat membantu mempercepat audit internal, analisis smart contract, hingga on-chain analysis.

>>> FDA Naikkan Status Penarikan Keripik Kentang Akibat Salmonella

AI juga bisa dipakai untuk memantau perubahan perilaku protokol dan mengidentifikasi aktivitas transaksi yang tidak wajar secara real-time.

AI Bukan Solusi Tunggal

Meski begitu, William menegaskan bahwa AI bukan solusi tunggal untuk seluruh ancaman keamanan di industri aset digital.

“AI bertindak sebagai resource multiplier yang mempercepat deteksi teknis. Namun, keamanan blockchain tetaplah ekosistem dengan perlindungan berlapis.

Fondasinya terletak pada tata kelola yang teregulasi, audit independen, manajemen akses yang ketat, peningkatan kesadaran di tingkat pengguna, termasuk KYC dan security hygiene, serta sumber daya manusia yang kompeten dalam mengambil keputusan yang tepat,” tambahnya.

Menurut William, teknologi secanggih apa pun tetap membutuhkan kompetensi, integritas, dan keputusan manusia di belakangnya.

Karena itu, AI lebih tepat ditempatkan sebagai pendukung sistem keamanan, bukan pengganti seluruh proses pengamanan.

Ia menambahkan, nilai tambah AI saat ini bukan hanya pada kemampuannya mempercepat proses analisis.

AI juga bisa membantu pemantauan risiko secara berkelanjutan, sehingga pelaku industri dapat mendeteksi potensi ancaman lebih dini.

“Ke depan, ukuran keamanan blockchain tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa sering sebuah sistem diaudit, tetapi juga oleh seberapa cepat sistem tersebut mampu mendeteksi, menganalisis, dan merespons ancaman yang terus berkembang.

Di sinilah AI mulai mengambil peran yang semakin penting sebagai pendukung sistem keamanan yang lebih adaptif,” tutup William.

Indodax sendiri, menurut William, terus memperkuat standar keamanan melalui penerapan teknologi, tata kelola, dan edukasi keamanan kepada masyarakat.

Salah satu langkahnya dilakukan melalui kerja sama dengan Chainalysis untuk memperkuat kemampuan pemantauan aktivitas on-chain, manajemen risiko, dan sistem kepatuhan.

>>> Boston Celtics Rekrut Mitchell Robinson dan Mike Conley

Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan standar keamanan industri aset kripto nasional, sekaligus memperkuat perlindungan bagi pengguna.