"Ada banyak kesempatan untuk olahraga luar ruangan. Ada danau, gunung; semuanya dekat.

Kota yang sangat keren. Dari segi lokasi, ini surga," ujar Naets.

Ia menambahkan bahwa meskipun mengalami sedikit culture shock, warga lokal dinilai sangat ramah dan terbuka dibandingkan orang di kampung halaman.

"Yang ingin saya katakan kepada warga Seattle: datanglah ke Belgia, kami akan menyambut Anda dengan sangat hangat.

Kami mungkin tampak pendiam, tetapi ketika Anda datang ke Leuven, Anda akan disambut seperti belum pernah sebelumnya," kata Naets.

Wim Seelen, warga Belgia yang kini tinggal di New York, juga datang ke Seattle untuk kedua kalinya setelah menonton laga melawan Mesir pada Juni.

Ia melihat banyak warga Amerika atau berbagai kebangsaan berjalan dengan kaus Belgia.

>>> Setelah PHK dan Berakhirnya Destiny 2, Bungie Tak Bisa Janjikan Perbaikan Masalah

Seelen memprediksi skor akhir 3-1 untuk kemenangan Belgia atas Senegal, merujuk prediksinya yang hampir tepat saat melawan Selandia Baru (5-1).