Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Kamis (2/7). Sejumlah analis memperkirakan indeks masih rawan melanjutkan koreksi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540 dalam skenario terbaik.

>>> Jejak Land Cruiser Rp2 Miliar di Balik Kasus Suap Bupati Kuansing

Namun, ia juga mencermati skenario alternatif yang mengindikasikan awal fase penguatan.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486 dan 5.317 serta resistance 6.007 dan 6.286.

Ia merekomendasikan saham ANTM, BIPI, BRPT, dan PGAS.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi selama belum mampu menembus level resistance 5.847.

Jika IHSG masih di bawah level tersebut, indeks berpotensi menguji support Fibonacci di level 5.472.

>>> Jejak Land Cruiser Rp2 Miliar di Balik Kasus Suap Bupati Kuansing

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.722, 5.472, dan 5.314 serta resistance 5.847, 6.045, 6.256, 6.545, dan 6.835.

Ia merekomendasikan saham MBMA, MDKA, PGAS, PTBA, dan UNTR.

Pada perdagangan Rabu (1/7), IHSG bertengger di level 5.695. Indeks saham menguat 51,92 poin atau 0,92 persen dari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp10,2 triliun dengan jumlah saham diperdagangkan sebanyak 18,39 miliar saham.

Frekuensi perdagangan mencapai 1,55 juta kali transaksi.

>>> PUBG Mobile: Event Angel Devil Crate Resmi Hadir 1 Juli, Dapatkan Outfit Mythic!

Pada penutupan kemarin, 378 saham menguat, 248 terkoreksi, dan 158 stagnan.