Timnas Inggris akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Laga ini diprediksi menjadi ujian berat bagi skuad The Three Lions, terutama dari sisi kondisi fisik.

>>> Kartel Narkoba Generasi Baru Meksiko Makin Menggila dan Militeristik

Pelatih Thomas Tuchel secara terbuka mengakui mustahil bagi anak asuhnya beradaptasi dengan tipisnya oksigen di Stadion Azteca dalam waktu singkat.

Stadion kebanggaan Meksiko itu berada di ketinggian sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut.

"Bermain melawan Meksiko di Azteca akan menghadirkan banyak sekali rintangan yang menunggu kami," ujar Tuchel dikutip dari ESPN, Kamis (2/7/2026).

Tuchel menilai faktor geografis tersebut menjadi keuntungan besar bagi tuan rumah yang telah memainkan seluruh pertandingan fase grup di stadion yang sama.

Secara medis, tubuh atlet tidak mungkin beradaptasi dengan kondisi ketinggian hanya dalam waktu empat hari.

"Bahkan ketinggian tersebut akan menjadi kerugian besar, karena kita tidak bisa beradaptasi secara fisik dengannya dalam empat hari, itu mustahil," tambah Tuchel.

>>> Hasil Piala Dunia: Comeback Gol Penalti VAR, Belgia Lolos ke 16 Besar

Tuchel Waspadai Faktor Nonteknis

Inggris baru saja memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menang dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo berkat dua gol Harry Kane.

Kemenangan itu juga membuat Kane mengoleksi 13 gol di putaran final Piala Dunia, melampaui catatan legenda Brasil, Pelé.

Selain persoalan oksigen, Tuchel mewaspadai faktor nonteknis yang berpotensi mengganggu persiapan timnya.

Ia berkaca pada pengalaman Ekuador yang sempat terganggu oleh pesta kembang api di sekitar hotel menjelang pertandingan.

"Saya tidak yakin apakah perjalanan akan lancar, apakah tidur akan nyenyak, atau jika ada suara bising di luar hotel," tutur Tuchel.

Meski demikian, mantan pelatih Chelsea itu tetap berusaha menjaga mental para pemain agar siap menghadapi tekanan dari publik tuan rumah.

>>> Zulkarnain Rela Nyicil Land Cruiser Demi Jabatan Sekda Kuansing

Inggris mengandalkan persiapan fisik untuk menghadapi tantangan di Azteca.