Setelah Pablo Escobar tewas pada 1993, kartel Meksiko bangkit.

Kartel Sinaloa dan Juarez menguasai perdagangan pada 1990-2010. Sinaloa dikenal canggih dengan terowongan dan kapal selam.

Memasuki 2010-2020, kartel seperti Los Zetas, yang didirikan mantan pasukan khusus, memperkenalkan taktik militer.

Kartel generasi baru seperti CJNG dan Sinaloa kini tidak hanya fokus pada kokain, tetapi juga fentanil dan sabu-sabu.

Mereka menjadi sindikat transnasional dengan ambisi teritorial.

Nathan P Jones, profesor di Universitas Negeri Sam Houston, mengatakan bahwa kartel transaksional fokus pada bisnis narkoba, sementara kelompok teritorial memperoleh keuntungan dari mengendalikan wilayah.

Hal ini mendorong militerisasi dan diversifikasi kejahatan seperti pemerasan dan penculikan.

Kartel Zetas adalah contoh kelompok teritorial yang brutal.

>>> 7 Karakter Orang yang Perlu Mendengarkan Musik agar Fokus Kerja

Pergeseran ini membuat kartel kurang bergantung pada perdagangan narkoba dan lebih pada kontrol wilayah, sehingga membutuhkan kekuatan militer.