Permintaan KPR AS Stabil di Tengah Suku Bunga yang Bertahan
Volume pengajuan KPR di Amerika Serikat hampir tidak berubah pada pekan lalu, karena suku bunga bergerak dalam kisaran sempit.
Data Mortgage Bankers Association (MBA) menunjukkan Indeks Pasar Gabungan yang disesuaikan secara musiman naik tipis 0,04 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
>>> Joao Fonseca Hadapi Jesper de Jong di Babak Kedua Wimbledon
Kenaikan ini didorong oleh peningkatan 1 persen pada aplikasi pembelian rumah, yang mengimbangi penurunan 1 persen pada permintaan refinancing.
Aplikasi pembelian rumah tercatat 3 persen lebih tinggi dibandingkan pekan yang sama pada 2025, sementara aplikasi pembelian yang tidak disesuaikan melonjak 11 persen secara mingguan.
Lonjakan tersebut mencerminkan pergeseran musiman dan koreksi atas libur Juneteenth pada pekan sebelumnya.
Suku Bunga KPR Sedikit Turun
Suku bunga kontrak untuk KPR 30-tahun tetap turun tipis menjadi 6,57 persen dari 6,59 persen, sementara KPR 15-tahun tetap turun menjadi 6,00 persen.
Suku bunga KPR jumbo 30-tahun tetap stabil di 6,52 persen, sedangkan pinjaman FHA dan KPR dengan suku bunga variabel mengalami kenaikan kecil.
Permintaan refinancing masih 9 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan mencakup 41,4 persen dari total aktivitas aplikasi.
>>> Lakers Dapatkan Walker Kessler dari Jazz dengan Tiga Pilihan Draft
Sementara itu, permintaan KPR dengan suku bunga variabel turun menjadi 7,6 persen dari total aplikasi, level terendah sejak Januari 2026.
Joel Kan, wakil presiden dan deputi kepala ekonom MBA, mengatakan suku bunga KPR sedikit melonggar seiring penurunan harga minyak.
Akibatnya, aplikasi KPR meningkat secara moderat, dengan kenaikan aktivitas pembelian mengimbangi penurunan refinancing yang lebih kecil.
Kan menambahkan bahwa penurunan biaya energi memberi cukup ruang bagi calon pembeli untuk tetap aktif meskipun biaya pendanaan masih tinggi.
Aplikasi pembelian rumah masih berada di atas laju tahun 2025 dan telah menunjukkan pertumbuhan tahunan selama hampir tiga bulan.
>>> India Pilih Bat First Lawan Inggris di Pembuka T20 Series
Hal ini karena calon pembeli menemukan peluang di pasar dengan persediaan melimpah dan pertumbuhan harga rumah yang melambat.
Update Terbaru
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






