Secara peringkat FIFA, jurang pemisah kedua tim terbilang sangat jauh. Inggris bertengger di peringkat empat dunia, sementara DR Kongo berada di posisi ke-46.

Meskipun demikian, Tuchel mewaspadai motivasi berlipat ganda dari tim underdog yang bermain tanpa beban.

Inggris sendiri sempat mendapat kritik tajam di fase grup setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Ghana dan sempat kesulitan sebelum akhirnya menang 2-0 atas Panama.

"Lawan kami akan bermain sebagai underdog, dan itu selalu menjadi peran yang lebih mudah bagi sebuah tim," kata Tuchel.

"Namun kami menerima hal itu dan tahu bagaimana cara menanganinya. Tidak ada yang berubah bagi kami.

Kami akan menerapkan pendekatan yang rendah hati. Kami akan fokus pada diri kami sendiri," ungkap pelatih asal Jerman ini.

"Tidak peduli apa yang dikatakan peringkat FIFA besok. Kami harus menjawab tantangan yang ada di lapangan saat pertandingan berjalan.

Untuk itu, kami butuh kebebasan, pola pikir yang benar, ketenangan, dan kesiapan untuk tampil. Saya rasa kami sudah siap," pungkas Tuchel.

>>> Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Tersingkir, KNVB Siap Tempuh Jalur Hukum

Jika berhasil melewati hadangan RD Kongo, Inggris sudah ditunggu oleh tuan rumah Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Stadion Azteca yang bersejarah.