Calon PM Inggris Lebih Suka di Warrington daripada Washington, tapi Kebijakan Luar Negeri Akan Mendominasi
Starmer lebih memilih diplomasi daripada politik. Ia lebih dihormati di sirkuit KTT internasional daripada di Partai Buruh parlemen.
Pengabdian tanpa lelah kepada negara dianggapnya sebagai ukuran pencapaian yang lebih baik daripada jajak pendapat yang merosot. Pandangan itu menjadi tamengnya dari desakan kepemimpinan baru.
Namun, sulit dipertahankan ketika menteri pertahanan mengundurkan diri karena frustrasi dengan penolakan PM untuk mengalokasikan sumber daya vital keamanan nasional.
Kepala militer selalu menginginkan lebih banyak uang untuk senjata. Bendahara mempertanyakan apakah anggaran yang ada telah dikelola dengan baik.
Rekam jejak Kementerian Pertahanan dalam hal ini buruk.
Menengahi perselisihan, memaksakan kompromi, memilih di antara opsi yang tidak sempurna adalah kompetensi inti seorang perdana menteri. Starmer tidak mau melakukannya.
Burnham akan senang bahwa masalah Dip selesai sebelum menjadi masalahnya. Namun, masalah serupa akan segera mampir ke mejanya.
Ia juga tak keberatan Starmer mengambil giliran perpisahan di panggung internasional pada KTT NATO di Ankara pekan depan.
Itu akan menjadi tugas berat bagi PM baru yang minim pengalaman luar negeri.
Rekan-rekan yang mengenal Burnham bertahun-tahun mengaku tidak tahu nalurinya dalam isu internasional. Sekutu dekat mengatakan ia pro-Eropa dan curiga pada perusahaan teknologi besar AS.
Namun, itu bukan petunjuk dalam konstelasi geopolitik.
Belum ada konsep yang matang tentang posisi Inggris di dunia, setara dengan peran kesuksesan ekonomi Manchester dalam analisis domestik Burnham.
Kesenjangan itu perlu diisi. Diperlukan pembelajaran kilat tentang kebijakan luar negeri dan delegasi yang cerdas.
>>> ABC Indonesia Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Lewat Program Manajemen Risiko BPOM
Burnham dikabarkan ingin mempertahankan Jonathan Powell, penasihat keamanan nasional Starmer yang disegani.
Update Terbaru
Baru Melahirkan, Kim Jin Kyung Diserang Netizen Usai Suami Blunder di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 18:35 WIB
HYTE Rayakan 30 Tahun Persona dengan Aksesori PC Bertema
Rabu / 01-07-2026, 18:35 WIB
Bintang Obsession Bocorkan Film Horor Komedi Terbaru Curry Barker
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Manga Soara and the House of Monsters Karya Hidenori Yamaji Diadaptasi Jadi Anime TV pada 2027
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
New York Mets Bayar Gaji Tahunan Bobby Bonilla Lagi
Rabu / 01-07-2026, 18:30 WIB
Polisi Ohio Tangkap Empat Dewasa Setelah Selamatkan 16 Anak dari Rumah Kumuh
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa Timur, Ratusan Ribu Jiwa Terancam
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Cara Cepat Dapatkan Saldo DANA 10K dengan Menonton 1 Episode Drama
Rabu / 01-07-2026, 18:29 WIB
Pengujian One UI 9.0 Meluas ke Ponsel Galaxy Murah
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Sinopsis Spider-Man: Homecoming di Bioskop Trans TV Hari Ini
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
Dua Lipa Resmikan Perpustakaan Berisi Koleksi Buku Terlarang di Portugal
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
São João da Madeira Uji Coba Pengiriman Obat Pakai Drone
Rabu / 01-07-2026, 18:28 WIB
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Perkuat Kepercayaan Publik dan Tingkatkan Integritas
Rabu / 01-07-2026, 18:27 WIB
Learner Tien Hadapi Marton Fucsovics di Wimbledon dengan Keunggulan Peringkat
Rabu / 01-07-2026, 18:25 WIB






