"Dengan suksesnya sensus ekonomi nasional, data tentang ekonomi kreatif Indonesia semakin jelas," ujarnya.

Data tersebut memungkinkan kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, akademisi, dan penggiat ekonomi kreatif. Selain itu, akses pendanaan dan identifikasi subsektor yang berkembang, perlu diselamatkan, atau stagnan dapat diketahui.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menilai SE2026 sebagai instrumen strategis untuk menghasilkan data yang memetakan potensi ekonomi kreatif secara lebih komprehensif.

"Sensus akan menjadikan kekuatan kita untuk mampu memetakan ekonomi kreatif secara lebih dalam," kata Muhaimin.

Ia menambahkan, SE2026 membantu melihat ekonomi kreatif dalam tiga dimensi: intervensi sektoral, pemahaman geografis, dan pemahaman kebutuhan para pelaku.

Amalia optimistis manfaat SE2026 dapat dioptimalkan pelaku usaha untuk memahami dinamika pasar dan menyusun strategi bisnis yang adaptif.

"Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi Indonesia di tahun 2026 ini," ajak Amalia.

>>> Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan Statistik Ekonomi Kreatif Tahun 2025 serta sosialisasi sensus dan pengisian kuesioner secara simbolis oleh perwakilan asosiasi subsektor ekonomi kreatif.