>>> Dudung: Pelatihan Calon Manajer Kopdes Dipangkas Jadi 1,5 Bulan

Sebisa mungkin pilih jadwal yang memungkinkan Anda tiba saat masih ada aktivitas di luar ruangan sehingga tubuh mendapat sinyal waktu baru dari lingkungan sekitar.

Cara Mencegah Jet Lag Sebelum dan Selama Penerbangan

Selain memilih waktu yang tepat, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah jet lag.

1. Ubah jadwal tidur beberapa hari sebelum berangkat.

Jika bepergian ke negara yang waktunya lebih cepat dari Indonesia, cobalah tidur 30 hingga 60 menit lebih awal selama beberapa hari sebelum keberangkatan.

Sebaliknya, jika menuju negara dengan waktu lebih lambat, Anda bisa tidur sedikit lebih malam dari biasanya.

2. Perbanyak minum air putih.

Kabin pesawat memiliki tingkat kelembapan rendah sehingga tubuh lebih mudah dehidrasi. Kondisi ini dapat memperparah gejala jet lag.

Minumlah air putih sebelum, selama, dan setelah penerbangan. Kurangi konsumsi alkohol serta minuman berkafein berlebihan karena dapat mengganggu kualitas tidur.

3. Tidur mengikuti waktu negara tujuan.

Setelah naik pesawat, ubah jam tangan atau ponsel ke waktu negara tujuan. Jika di tujuan sudah malam, cobalah tidur.

Jika masih siang, usahakan tetap terjaga. Cara sederhana ini membantu tubuh mulai menyesuaikan ritme biologis lebih cepat.

4. Bergerak secara berkala.

Duduk terlalu lama selama penerbangan dapat membuat tubuh terasa pegal dan lemas. Luangkan waktu untuk berjalan di lorong pesawat atau melakukan peregangan ringan setiap beberapa jam.

>>> Dudung: Pelatihan Calon Manajer Kopdes Dipangkas Jadi 1,5 Bulan

Selain meningkatkan sirkulasi darah, tubuh juga akan terasa lebih segar saat tiba di tujuan.