Gedung Putih Dorong Kemudahan Perbaikan Mobil, Aktivis Hak Reparasi Nilai Belum Cukup
Gedung Putih mengumumkan langkah baru untuk mempermudah pemilik kendaraan memperbaiki mobil mereka sendiri, terutama terkait sistem emisi.
Namun, kelompok pendukung hak reparasi (right-to-repair) menilai kebijakan tersebut belum cukup.
>>> Penjualan Global Toyota Turun 7,2% di Mei, China Anjlok 32%
Pada Senin (4/6), Presiden Donald Trump menandatangani memorandum presidensial yang menginstruksikan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) untuk memperjelas aturan perbaikan sistem emisi kendaraan oleh pemilik.
Langkah ini juga meminta EPA mempercepat persetujuan suku cadang aftermarket dan mengurangi ketergantungan pada proses sertifikasi California (CARB).
Pemerintah berargumen bahwa sistem saat ini meningkatkan biaya perbaikan, membatasi pilihan konsumen, dan memperlambat persetujuan komponen pengganti.
Trump menyebut langkah ini sebagai perpanjangan dari kebijakan serupa untuk alat pertanian yang disebutnya menghemat rata-rata USD 33.000 per perbaikan bagi petani.
"Ini benar-benar akal sehat," kata Trump kepada wartawan, termasuk dari Reuters, sambil bercanda bahwa banyak orang Amerika lebih pandai memperbaiki mobil mereka sendiri daripada montir.
>>> Hyundai Ioniq 3 Versi Standar Meluncur, Lebih Bersih dan Terjangkau
Tanggapan Aktivis Hak Reparasi
Meskipun memorandum ini disambut positif, sejumlah advokat hak reparasi merasa kecewa.
Mereka berharap ada langkah menuju undang-undang yang mewajibkan produsen mobil berbagi perangkat lunak diagnostik, data perbaikan, dan alat khusus.
Perusahaan mobil besar selama ini menjaga ketat informasi tersebut, sehingga pemilik sering terpaksa ke dealer resmi untuk perbaikan.
Dalam acara di Kantor Oval, Trump menyebut pertemuannya dengan eksekutif Ford, GM, dan pemilik grup dealer Roger Penske.
>>> Stellantis Hidupkan Kembali Merek Autobianchi demi Alasan Hukum
"Mereka tidak ingin orang memperbaiki mobilnya," kata Trump tentang produsen dan dealer. "Mereka ingin undang-undang yang melarang orang memperbaiki kendaraan."
Update Terbaru
Nike Lampaui Ekspektasi Pendapatan dan Laba Q2 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:25 WIB
Persiapan Pernikahan Taylor Swift di MSG: Arena Diselimuti Kain
Rabu / 01-07-2026, 04:25 WIB
Milania Giudice Lempar Makanan dan Lilin Sebelum Ditangkap, Adik Hubungi Polisi
Rabu / 01-07-2026, 04:25 WIB
Anggota DPR AS Mike Lawler Makian Keras soal Kebijakan Sanctuary City
Rabu / 01-07-2026, 04:22 WIB
Viral Video Lawas Maradona Ramal Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Carlo Ancelotti Khawatirkan Kondisi Paquetá dan Casemiro Jelang Lawan Norwegia
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
California Tak Melarang Ban Performa, Tapi Aturan Baru Bisa Batasi Pilihan Konsumen
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Daftar 5 Tim Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Haaland Ukir Rekor Fantastis usai Cetak Gol di 32 Besar Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Babak Pertama Berjalan
Rabu / 01-07-2026, 04:21 WIB
Mahasiswa Unisa Yogya Viral Pakai Busana Wanita, Masuk WC Mahasiswi
Rabu / 01-07-2026, 04:20 WIB
Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising Rilis Trailer Utama, Tayang Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:20 WIB
11 Arc Anime Paling Menyedihkan yang Akan Memecahkan Hatimu
Rabu / 01-07-2026, 04:20 WIB
Takopi's Original Sin Raih Penghargaan Jury Award di Annecy 2026
Rabu / 01-07-2026, 04:19 WIB






