Argumen 1% Emisi Pemimpin Dunia Tidak Masuk Akal
Profesor Piers Forster dari Universitas Leeds mengatakan argumen itu keliru dan hanya mengalihkan tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa pemanasan di masa depan didorong oleh emisi masa depan, sehingga setiap ton CO2 yang dihindari akan memperbaiki suhu dan gelombang panas bagi generasi mendatang.
>>> Pernikahan Taylor Swift: Garda Nasional Berjaga di Luar MSG
Tiga negara terpadat di dunia—AS, China, dan India—adalah satu-satunya yang secara individual bertanggung jawab atas lebih dari 5% emisi dari pembakaran bahan bakar fosil pada 2024.
Namun, 194 negara lainnya bersama-sama bertanggung jawab atas hampir setengah emisi tahunan umat manusia.
Argumen 1% telah digunakan untuk membenarkan penundaan aksi oleh pemerintah beberapa polutan terbesar. Belakangan, argumen ini diadopsi oleh partai nasionalis-populis di Eropa.
Pemimpin sayap kanan dan juru bicara energi dari lima ekonomi terbesar Eropa Barat—Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia—semua menggunakan argumen ini untuk melemahkan kebijakan iklim dalam dua tahun terakhir.
Analisis lebih lanjut dari Energy and Climate Intelligence Unit (ECIU) menemukan 200 contoh klaim semacam itu di surat kabar nasional 27 negara yang bertanggung jawab atas kurang dari 2% emisi CO2 global tahun lalu.
Salah satu contohnya adalah editorial di surat kabar Inggris The Times pada Maret 2025 yang menyatakan bahwa Inggris, yang menyumbang sekitar 1% emisi global, hanya bisa berbuat sedikit untuk menghentikannya.
Jajak pendapat YouGov untuk ECIU pada April menemukan satu dari empat warga Inggris berpikir negara dengan emisi kurang dari 1% harus berhenti berusaha menguranginya.
Proporsi tertinggi ada pada pemilih Reform UK, di mana setengahnya berpikir demikian.
Pemimpin partai itu, Nigel Farage, dalam wawancara dengan BBC tahun lalu mengatakan bahwa tidak masuk akal bagi negara yang menghasilkan kurang dari 1% CO2 global untuk 'memiskinkan dirinya sendiri'.
Dr. Ella Gilbert, ilmuwan iklim dan anggota dewan ECIU, mengatakan krisis iklim adalah masalah global dan setiap negara harus bertindak mengurangi emisi, terutama mereka yang memiliki tanggung jawab historis terbesar seperti Inggris.
Gilbert menegaskan bahwa iklim tidak peduli dari mana karbon berasal, apakah dari beberapa negara dengan proporsi kecil atau China.
Mencapai net zero adalah satu-satunya cara memulihkan iklim dan menghindari titik kritis berbahaya.
>>> NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung Samuel Alito
Ia menambahkan, Inggris mungkin hanya menyumbang 1% emisi global saat ini, tetapi bertanggung jawab atas 100% emisinya sendiri dan memiliki kesempatan untuk menunjukkan kepemimpinan global dengan menurunkannya.
Update Terbaru
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
KPK Sita Aset Ketum Pemuda Pancasila Japto Terkait Kasus Rita
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Mulai Hari Ini, Turis Pulang dari Jepang Bayar Pajak Rp330 Ribu
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
BTS Kukuhkan Posisi di Billboard, Artis HYBE Juga Bersinar
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB






