LPDP Longgarkan Syarat Bahasa Inggris untuk Pendaftar Beasiswa Tahap II 2026
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melonggarkan persyaratan bahasa Inggris pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026.
Pelamar yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL.
>>> Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Dibuka, 80% Kuota untuk STEM
Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, kebijakan tersebut diambil karena penerima LoA pada dasarnya telah melewati proses seleksi bahasa yang dilakukan perguruan tinggi tujuan.
"Kami merasa secara umum, kalau anak sudah mendapatkan LoA terutama di luar negeri, tentunya mereka sudah melewati saringan bahasa.
Sehingga kita relakskan aturan bahasa," ungkap Dwi dalam media briefing di Jakarta, Senin (29/6/2026).
"Kami tidak ingin banyak orang harus membayar tes yang biayanya mahal, tetapi kemudian tidak mendapatkan beasiswa," ujarnya menambahkan.
Ketentuan Baru untuk Pendaftar Afirmasi dan Nonafirmasi
Dalam ketentuan baru LPDP Tahap II 2026, pendaftar afirmasi tujuan luar negeri yang sudah memiliki LoA Unconditional tidak wajib menyerahkan sertifikat bahasa Inggris.
Sementara bagi yang belum memiliki LoA, LPDP menambah opsi sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
Ketentuan serupa juga berlaku untuk pendaftar nonafirmasi, termasuk pendaftar umum, CPNS, PNS, TNI, dan Polri.
Mereka yang sudah memiliki LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris.
>>> Adobe Luncurkan GenStudio untuk Commerce Media Networks, Perluas Alat Pemasaran Berbasis AI
Adapun pendaftar nonafirmasi yang belum memiliki LoA untuk tujuan dalam negeri dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan Test of English Proficiency (TOEP).
Untuk tujuan luar negeri, LPDP juga menambah opsi sertifikat bahasa Inggris berupa Duolingo bagi pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






