Mainan Squishy Meledak di Microwave, Enam Anak di Skotlandia Alami Luka Bakar Parah
Orang tua lain, Gina Rowe, melaporkan bahwa putrinya yang berusia 11 tahun, Scarlet Rowe, mengalami pembengkakan parah dan luka bakar di wajah dan kelopak mata pada Mei lalu, hanya beberapa jam setelah membeli mainan tersebut.
Staf medis memantau Scarlet dengan ketat karena cedera berada di dekat matanya. Beruntung, ia tidak memerlukan operasi cangkok kulit.
"Pembengkakannya sangat parah sehingga kami tidak yakin apa hasilnya. Untungnya tidak perlu cangkok, tapi ini sangat dekat dengan matanya, bisa lebih parah," kata Rowe.
>>> The Bath Box Luncurkan Hand Cream Baru dan Buka Flagship Store di Bekasi
Rowe menekankan betapa luas dan mudahnya akses mainan ini bagi pembeli muda. "Mainan ini sangat populer dan mudah dibeli, tapi kami tidak tahu risikonya.
Kami baru membelinya hari itu," ujarnya.
Peringatan Medis dan Tindakan Pengawasan
Sharon Ramsay, perawat luka bakar di RHC, mengonfirmasi bahwa rumah sakit melihat peningkatan jumlah cedera yang sebenarnya bisa dicegah akibat tren ini.
"Saat mainan dipanaskan, isinya bisa meledak dan menempel di kulit, menyebabkan luka bakar dalam.
Cedera ini bisa sangat serius dan memerlukan perawatan jangka panjang, termasuk operasi dan rehabilitasi," kata Ramsay.
Pusat Luka Bakar Nasional Skotlandia di NHS Greater Glasgow and Clyde terus mengelola rencana perawatan jangka panjang bagi para korban.
Tim medis fokus meminimalkan jaringan parut permanen melalui terapi fisik khusus.
Dalam tindakan terpisah, otoritas Inggris menyasar toko ritel yang menjual mainan squishy tidak sesuai standar.
Gloucestershire Trading Standards menyita 1.968 mainan squishy tidak aman dalam tiga bulan terakhir karena bau kimia, kurangnya label keamanan, dan dugaan barang palsu.
Cllr Paul Hodgkinson, anggota kabinet yang bertanggung jawab atas Trading Standards di Gloucestershire County Council, mengatakan, "Orang tua berhak mengharapkan mainan yang dibeli aman.
Produk ini tampak tidak berbahaya, tapi jika tidak dibuat dengan standar yang benar, dapat menimbulkan risiko nyata bagi anak-anak."
Dewan tersebut meminta masyarakat untuk memeriksa produk dengan cermat sebelum membeli dan mencurigai mainan yang terlalu murah.
>>> Transaksi Tokenisasi Aset di PINTU Melonjak, Minat Investor ke Saham Global Kian Tinggi
Konsumen yang mencurigai penjualan mainan tidak aman diimbau menghubungi Citizens Advice Consumer Helpline.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






