Airbus U145: Helikopter Otonom Tanpa Kokpit Sukses Terbang Perdana
Peran terakhir berarti helikopter berpotensi melepaskan drone yang lebih kecil selama misi.
Ada juga sudut bisnis.
Airbus mengatakan divisi Luar Angkasa & Pertahanan AS-nya, dengan mitra termasuk Shield AI, L3Harris, dan Parry Labs, menawarkan varian otonom khusus yang disebut MQ-72C kepada Korps Marinir AS, berdasarkan Lakota UH-72B.
Dengan menghilangkan kokpit dan mengintegrasikan otonomi berbasis AI, U145 dirancang untuk menangani misi kargo berisiko tinggi dan bantuan bencana.
Keluarga Pesawat yang Terbukti
Latar belakang H145 adalah salah satu alasan Airbus dapat menyajikan U145 sebagai lebih dari sekadar konsep.
Menurut perusahaan, lebih dari 1.800 helikopter keluarga H145 sudah beroperasi, dengan lebih dari 8,5 juta jam penerbangan tercatat.
Jalur H145 yang lebih luas digunakan untuk layanan medis darurat, penegakan hukum, pencarian dan penyelamatan, transportasi penumpang, operasi lepas pantai, dan transportasi perusahaan.
Airbus juga mengatakan H145 adalah helikopter paling senyap di kelasnya dan memiliki emisi karbon dioksida terendah di antara pesaing langsung.
Itu tidak secara otomatis menjadikan U145 pesawat berdampak rendah.
Namun, menggunakan platform yang matang dapat mengurangi beberapa risiko pengembangan dibandingkan dengan merancang helikopter otonom baru dari awal.
Tantangan Berikutnya
Otonomi terdengar menarik, tetapi bagian tersulit bukan hanya membuat helikopter terbang.
Pertanyaan yang lebih besar melibatkan sertifikasi, keselamatan, komunikasi, keamanan siber, perawatan, dan bagaimana otoritas sipil atau militer akan mengendalikan pesawat ini di wilayah udara yang padat.
Airbus mengatakan penerbangan pertama direncanakan pada akhir 2026 dengan pilot keselamatan di dalamnya.
Masuk ke layanan diharapkan pada awal dekade berikutnya, yang berarti U145 masih beberapa tahun lagi dari operasi rutin.
>>> Panduan Episode Filler One Piece: Semua Episode Canon dan yang Bisa Dilewati
Untuk saat ini, ini adalah mock-up skala penuh dengan pesan yang jelas: helikopter bergerak menuju era otonom, dan pekerjaan pertama mungkin yang paling tidak ingin dilakukan manusia.
Update Terbaru
Ronald Koeman Mundur sebagai Pelatih Belanda Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Gelombang Panas Ekstrem Ancam 44 Juta Warga AS Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:30 WIB
Bristol NHS Trust Pertimbangkan Satukan Layanan Darurat ke Satu Rumah Sakit
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Polisi Chicago Cari Pelaku Percobaan Penculikan Anak di Portage Park
Rabu / 01-07-2026, 17:29 WIB
Gelombang Panas Ancam 44 Juta Orang Jelang Libur 4 Juli
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Anna Dawson, Pemeran Violet di Keeping Up Appearances, Meninggal di Usia 88
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Pendapatan Turun 5,9%, Sennheiser Tetap Investasi Riset Rp 911 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Driver Ojol Resmi Jadi Pelaku Usaha Mikro per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200
Rabu / 01-07-2026, 17:28 WIB
Janet Jackson Beri Tribut untuk Michael Jackson dan Tupac Shakur di BET Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Vario Evo 160 vs Lexi LX 155: Adu Skutik Dek Rata, Mana Lebih Unggul?
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Registrasi SIM Card Wajib Pakai Biometrik Wajah Berlaku, Cek Caranya
Rabu / 01-07-2026, 17:25 WIB
Aplikasi yang Menguras Memori Ponsel Saya, Ternyata Ini Pelakunya
Rabu / 01-07-2026, 17:22 WIB
Meta Terapkan Biaya Berlangganan untuk Fitur Aksesibilitas Ray-Ban Meta
Rabu / 01-07-2026, 17:21 WIB






