Anderson Cooper Tolak Bekerja di Bawah Bari Weiss Akibat Merger Media
Pembawa acara CNN Anderson Cooper memberi tahu rekan-rekannya bahwa ia menolak bekerja di bawah pimpinan kepala CBS News Bari Weiss.
Hal ini terjadi saat Paramount Skydance menyelesaikan merger senilai $111 miliar dengan Warner Bros. Discovery, menurut laporan The New York Times pada 27 Juni 2026.
>>> House Republicans Usulkan Pencabutan Amandemen ke-17 untuk Pemilihan Senator
Konsolidasi besar ini akan menempatkan CNN dan CBS di bawah kendali CEO Paramount David Ellison, sekutu Presiden AS Donald Trump.
Ellison disebut-sebut mempertimbangkan Weiss untuk memimpin CNN.
Cooper sebelumnya mengakhiri masa tugasnya selama 20 tahun sebagai koresponden untuk program unggulan CBS 60 Minutes pada Mei lalu.
Keputusan itu diambil setelah Weiss diangkat sebagai Pemimpin Redaksi pada Oktober 2025.
Seorang sumber mengatakan kepada Status pada Februari bahwa Cooper tidak nyaman dengan arah editorial di bawah Weiss.
Weiss diduga menghentikan segmen yang mengeksplorasi klaim "genosida kulit putih" di Afrika Selatan.
Dalam penampilan terakhirnya di 60 Minutes pada Mei, Cooper menyampaikan pernyataan jelas tentang standar program tersebut. "Saya harap 60 Minutes tetap menjadi 60 Minutes," ujarnya.
Ia menekankan bahwa umur panjang acara sangat bergantung pada kerangka kerja tradisionalnya. "Hanya sedikit hal yang bertahan selama 60 Minutes dan mempertahankan kualitas seperti yang dimilikinya," kata Cooper.
Cooper juga menekankan pentingnya otonomi struktural bagi majalah berita tersebut. "Saya pikir independensi 60 Minutes sangat penting," ujarnya.
Ia mengakhiri pidato perpisahannya dengan harapan agar inti dari 60 Minutes selalu terjaga.
>>> Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP Secara Online
Ketegangan internal di bawah Weiss tidak hanya melibatkan Cooper. Pembawa acara veteran Scott Pelley dipecat secara mendadak bulan lalu setelah 37 tahun bersama jaringan tersebut.
Update Terbaru
Kepala Sampai Benjol, Messi Akui Cape Verde Lawan Kuat
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB
Metode Modern Dobelkan Cuan Petani, Ongkos Tanam Susut Rp2,4 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB
Tak Ada Wakil AS dan Negara Barat di Pemakaman Ali Khamenei
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB
Pramono: Jembatan Gembok Cinta Dibangun di Atas Sungai Cideng
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB
Desak Made Rita Rebut Emas di World Climbing Series Krakow 2026
Sabtu / 04-07-2026, 20:21 WIB
Wakil Saudi Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Dibacakan Ayat Perang Badar
Sabtu / 04-07-2026, 20:21 WIB
Kasus Ilegal Akses Nasabah Mirae Asset Naik ke Penyidikan di Bareskrim
Sabtu / 04-07-2026, 20:21 WIB
Transmart Full Day Sale Diskon 50%+20% untuk Tangga Lipat dan Perkakas
Sabtu / 04-07-2026, 20:21 WIB
Prediksi Paraguay vs Prancis di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 20:21 WIB
Trump Kembali Kecam Komunisme di HUT ke-250 AS
Sabtu / 04-07-2026, 20:21 WIB
Crimson Desert Patch 1.13: Eksplorasi Jadi Fokus Utama
Sabtu / 04-07-2026, 20:18 WIB
Mengapa Beberapa Kanker Berkembang Lebih Cepat? Temuan Baru dari Virginia Tech
Sabtu / 04-07-2026, 20:18 WIB
Migrain Kronis Bukan Sekadar Sakit Kepala: Ini Terobosan Terbaru
Sabtu / 04-07-2026, 20:18 WIB
Kimi Antonelli Menangi Sprint Silverstone, Perlebar Keunggulan Klasemen
Sabtu / 04-07-2026, 20:15 WIB







