RI Coba-Coba Bikin Tempe Tanpa Kacang Kedelai, Hasilnya Tak Terduga
Indonesia memiliki beragam kacang-kacangan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku tempe nonkedelai.
Produk fermentasi ini tidak hanya menjadi alternatif sumber protein, tetapi juga berpotensi sebagai pangan fungsional yang mendukung kesehatan masyarakat.
>>> Cara Aman Mendapatkan Password WiFi Tanpa Melanggar Aturan
Periset Postdoctoral Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) BRIN, Ririn Krisnawati, menjelaskan bahwa tempe merupakan produk fermentasi menggunakan kapang Rhizopus spp.
Praktik pembuatan tempe dari bahan selain kedelai telah lama menjadi bagian dari kearifan lokal di berbagai daerah di Indonesia.
"Tempe nonkedelai merupakan bagian dari kearifan lokal yang berkembang di berbagai daerah.
Masyarakat telah lama memanfaatkan sumber daya pangan lokal melalui teknologi fermentasi," ucap Ririn dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, kedelai masih menjadi bahan baku utama industri tempe nasional.
Namun, kebutuhan kedelai Indonesia yang mencapai sekitar 2,8 juta ton per tahun belum mampu dipenuhi produksi dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap impor masih tinggi.
"Kondisi ini membuat pasokan dan harga bahan baku rentan terhadap fluktuasi pasar global," jelasnya.
Potensi Kacang Lokal sebagai Bahan Baku Tempe
Ririn menyebutkan sejumlah kacang-kacangan lokal yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku tempe, antara lain kacang tolo, koro benguk, koro pedang, kecipir, dan kacang hijau.
Pemanfaatan komoditas tersebut dinilai dapat menjadi strategi diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian daerah.
Proses fermentasi tempe yang melibatkan kapang Rhizopus oligosporus atau Rhizopus microsporus mampu mengubah komponen kimia bahan baku menjadi senyawa yang lebih mudah dicerna tubuh.
Selama fermentasi, protein kompleks dipecah menjadi peptida dan asam amino yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diserap.
Update Terbaru
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Perbandingan Harga BBM Terbaru BP dan Shell per 1 Juli
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Prabowo Beri Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Kemenperin Akui Insentif Kendaraan Listrik Belum Ada Kepastian
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
7 Cara Atasi Parenting Burnout agar Tidak Melampiaskan Emosi pada Anak
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
Michael Olise Kejar Rekor Assist Terbanyak Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
11 Negara ASEAN dengan Penderita Diabetes Terbanyak, Indonesia Peringkat 4
Rabu / 01-07-2026, 10:39 WIB






