Mentrans Dorong Hunian Vertikal untuk Transmigran Pendatang
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong penerapan hunian vertikal seperti apartemen dan rumah susun bagi transmigran pendatang.
Langkah ini diambil untuk menyiasati keterbatasan lahan yang semakin mahal dan sempit di Indonesia.
>>> Buku “Bung Karno: Aku Arek Suroboyo” Tegaskan Soekarno Lahir di Surabaya
Menurut Iftitah, pembangunan rumah di kawasan transmigrasi tidak lagi harus mengandalkan konsep rumah tapak. Rumah tapak akan diprioritaskan bagi masyarakat lokal, sedangkan pendatang dapat menempati hunian vertikal.
"Rumah tidak harus selalu menapak atau rumah tapak.
Jadi, rumah tapak itu diperuntukkan kepada masyarakat lokal, sedangkan untuk pendatang kita kasih rumah tumbuh model apartemen atau rumah susun," ujar Iftitah, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, konsep hunian vertikal lebih relevan dengan kondisi saat ini karena harga tanah terus meningkat. "Yang penting, dia datang ada pekerjaannya, ada tempat tinggalnya, ada sekolahnya.
Jadi, tidak harus selalu (rumah tapak) karena tanah makin ke sini makin mahal, makin sempit," katanya.
Peningkatan Standar Rumah Transmigrasi
Selain mendorong hunian vertikal, Kementerian Transmigrasi juga meningkatkan kualitas rumah bagi transmigran. Pemerintah memastikan standar rumah transmigrasi akan ditingkatkan dari tipe 36 menjadi tipe 45.
Menurut Iftitah, peningkatan ukuran rumah penting agar setiap keluarga memiliki ruang tinggal yang lebih layak, termasuk minimal dua kamar tidur.
"Keputusan menaikkan standar rumah menuju tipe 45 penting untuk menyediakan minimal dua kamar, sehingga anak-anak dan orang tua tidak tinggal dalam ruang yang sama karena secara psikologis kurang baik," terangnya.
Ia berharap para transmigran lama tidak merasa iri terhadap peningkatan fasilitas tersebut. Pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi transmigran yang telah lebih dahulu menetap.
Saat ini, rata-rata rumah transmigrasi masih menggunakan tipe 36, meski di sejumlah lokasi pembangunan rumah tipe 45 sudah mulai dilakukan sebagai tahap transisi.
>>> Nebraska Bangun Pipa Air Limbah Rp160 Miliar untuk Dinginkan Pusat Data AI
Pemerintah menargetkan mulai tahun depan seluruh rumah transmigrasi di Indonesia akan menggunakan standar tipe 45.
Update Terbaru
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Perbandingan Harga BBM Terbaru BP dan Shell per 1 Juli
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Prabowo Beri Pangkat Kehormatan kepada Mantan Ajudan Bung Karno
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Kemenperin Akui Insentif Kendaraan Listrik Belum Ada Kepastian
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
7 Cara Atasi Parenting Burnout agar Tidak Melampiaskan Emosi pada Anak
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
Michael Olise Kejar Rekor Assist Terbanyak Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 10:40 WIB
11 Negara ASEAN dengan Penderita Diabetes Terbanyak, Indonesia Peringkat 4
Rabu / 01-07-2026, 10:39 WIB






