Pendapatan Melonjak 317%, KOTA Gaspol Garap Proyek Baru pada 2026
PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) membidik pertumbuhan kinerja yang lebih progresif pada 2026. Langkah ini ditempuh setelah perseroan membukukan lonjakan pendapatan lebih dari tiga kali lipat sepanjang 2025.
Direktur Utama KOTA Mohamad Prapanca mengatakan prospek usaha pada 2026 tetap positif. Perseroan akan fokus memperkuat fondasi bisnis, mempercepat realisasi proyek, serta membangun sinergi dengan mitra strategis.
>>> Mensesneg Pastikan Latihan Militer Tetap Berjalan Meski Ada Korban Jiwa
"Perseroan akan terus membangun sinergi dengan mitra strategis yang memiliki kesamaan visi guna memastikan keberhasilan implementasi rencana bisnis," ujar Prapanca dalam Paparan Publik, Jumat (26/6/2026).
Proyek Baru dan Target 2026
Sejumlah proyek yang tengah dipersiapkan diproyeksikan mulai memasuki tahap groundbreaking pada 2026. Perseroan menargetkan proyek-proyek tersebut menjadi pendorong pertumbuhan kinerja dalam beberapa tahun ke depan.
KOTA saat ini mengembangkan beberapa proyek, antara lain Kemayoran Indah Golf Jakarta, Urbanova Surabaya, Rest Area Cimanggis–Cibitung, Accola Sport Center BSD, serta kawasan hunian Padjajaran City di Bandung.
Kawasan Padjajaran City dikembangkan di atas lahan sekitar 9,8 hektare sebagai bagian dari total kawasan seluas sekitar 63 hektare.
Perseroan menilai pengembangan proyek-proyek tersebut akan menjadi sumber pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan nilai aset dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Untuk menopang ekspansi, hingga akhir 2025 KOTA telah menguasai landbank seluas 96 hektare dari total potensi pengembangan 186 hektare.
>>> Prudential Syariah dan LAZ Al-Azhar Luncurkan Program SIGAP untuk Dorong Wirausaha Muda
Cadangan lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat bisnis properti dan perhotelan serta mendukung monetisasi aset pada periode mendatang.
Sejalan dengan strategi tersebut, KOTA akan memfokuskan arah bisnis 2026 pada percepatan pengembangan proyek, optimalisasi kinerja aset perhotelan, peningkatan pendapatan, serta pengelolaan struktur pendanaan yang lebih selektif.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






