Ombudsman Temukan Pelanggaran SPMB di Sumsel, Ratusan Siswa Terancam
Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan mengungkap dugaan pelanggaran dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri tahun ajaran 2026/2027.
Pelanggaran tersebut berpotensi berdampak langsung pada masa depan ratusan siswa.
>>> Cara Cek Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Masih Cair Selama 2026
Temuan paling serius adalah ketidaksesuaian jumlah rombongan belajar (rombel) dan daya tampung yang ditetapkan Dinas Pendidikan Sumsel dengan hasil verifikasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumsel.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumsel, M. Adrian Agustiansyah, mengatakan pengawasan dilakukan secara acak di sejumlah SMA negeri.
Tujuannya memastikan proses SPMB berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi.
Jika persoalan tidak segera diperbaiki, siswa yang diterima melebihi rekomendasi BPMP berpotensi terkendala dalam pendataan ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Dapodik merupakan basis data nasional untuk berbagai layanan administrasi pendidikan.
Temuan di Sejumlah Sekolah
Di SMA Negeri 11 Palembang, Dinas Pendidikan Sumsel menetapkan 12 rombel dengan daya tampung 360 siswa. Namun BPMP Sumsel hanya merekomendasikan 8 rombel dengan kapasitas 200 siswa.
>>> Tingkat Kemiskinan Meningkat, Luhut Sebut Dipengaruhi Kenaikan Harga
Perbedaan serupa ditemukan di SMA Negeri 20 Palembang. Dinas Pendidikan menetapkan 9 rombel, sedangkan BPMP hanya merekomendasikan 5 rombel.
Ombudsman juga menemukan dugaan ketidaksesuaian penerimaan melalui jalur domisili di SMA Negeri 1 Palembang.
Terdapat siswa yang diterima melalui jalur domisili tetapi diduga berada di luar wilayah yang ditetapkan dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel.
Ombudsman mengingatkan bahwa pengisian sisa kuota penerimaan tidak harus selalu melalui tes akademik, melainkan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Persoalan ini telah dibahas dalam pertemuan yang melibatkan BPMP Sumsel, Inspektorat Sumsel, dan Dinas Pendidikan Sumsel pada 24 Juni 2026.
>>> DPRD Jabar Sampaikan Aspirasi Ekonomi ke DPR RI, Soroti Daya Beli dan Pengangguran
Ombudsman meminta koreksi data, namun perbaikan belum dilakukan hingga pengawasan berlangsung.
Update Terbaru
Mbappe Cetak Brace, Samai Rekor Gol Messi saat Prancis Libas Swedia
Rabu / 01-07-2026, 10:11 WIB
Apakah Samsung Galaxy A57 5G Cepat Panas dan Lag? Ini Jawabannya
Rabu / 01-07-2026, 10:10 WIB
Solar dengan Kandungan Sawit 50 Persen Resmi Diberlakukan
Rabu / 01-07-2026, 10:10 WIB
17 Ribu Platform Belum Lapor PP Tunas, Akun-akun Terancam Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 10:10 WIB
Hasil Piala Dunia Hari Ini: Prancis Singkirkan Swedia, Haaland Antar Norwegia ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 10:08 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:07 WIB
Veteran Baldur's Gate 2 Tolak Tawaran Garap Baldur's Gate 4
Rabu / 01-07-2026, 10:00 WIB
Keyboard Edisi Ghost in the Shell dari IQUNIX, Perpaduan Estetika Cyberpunk dan Performa Gaming
Rabu / 01-07-2026, 10:00 WIB
Chicago Cubs Kalahkan San Diego Padres dengan Walk-Off Single Seiya Suzuki
Rabu / 01-07-2026, 10:00 WIB
Paus Leo XIV Desak Kelompok Katolik Pembangkang Batalkan Penahbisan Uskup
Rabu / 01-07-2026, 09:57 WIB
Produser Will Trent Ungkap Alasan Kematian Amanda Wagner di Musim 4
Rabu / 01-07-2026, 09:57 WIB
Kematian Daveigh Chase Akibat Komplikasi AIDS, Kata Pemeriksa Medis
Rabu / 01-07-2026, 09:57 WIB






