Adopsi AI di Indonesia Melonjak 47%, tapi Banyak Perusahaan Belum Maksimalkan
Adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus meningkat pesat. Namun, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan dalam mengubah investasi teknologi tersebut menjadi hasil bisnis yang nyata.
Data HP Indonesia menunjukkan adopsi AI di kalangan pelaku usaha nasional tumbuh 47 persen secara tahunan pada 2025.
>>> TikTok GO Ubah Konten Viral Jadi Liburan Nyata, Hadirkan 100.000 Pilihan Wisata dan Hotel
Saat ini, sekitar 18 juta bisnis di Indonesia telah memanfaatkan AI untuk berbagai aktivitas operasional.
Meski tingkat adopsi terus meningkat, implementasi AI di banyak organisasi masih berada pada tahap awal.
Padahal, perusahaan yang berhasil mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis sehari-hari mulai merasakan dampak positif terhadap pendapatan dan efisiensi operasional.
Berdasarkan data yang dipaparkan HP Indonesia, sebanyak 59 persen organisasi melaporkan peningkatan pendapatan setelah mengadopsi AI.
Sementara itu, 64 persen organisasi memperkirakan penghematan biaya hingga 29 persen berkat pemanfaatan teknologi tersebut.
AI Kini Jadi Bagian Keseharian
President Director HP Indonesia, Juliana Cen, mengatakan AI kini telah menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari dan tidak lagi dipandang sebagai teknologi masa depan.
"AI bukan lagi sekadar ambisi jangka panjang.
AI kini menjadi bagian dari cara orang bekerja, berkarya, berkolaborasi, dan mengambil keputusan setiap hari," ujar Juliana dalam acara HP Elevate 2026 di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
>>> Perjalanan Fantastis Obsession hingga Cetak Rekor Box Office
Menurut Juliana, tantangan utama yang dihadapi organisasi saat ini bukan lagi terkait keputusan untuk mengadopsi AI, melainkan bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut secara efektif dan aman agar mampu menghasilkan nilai tambah bagi bisnis.
HP juga mencatat penggunaan AI semakin meluas di kalangan pekerja Indonesia.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






