Pendapatan Pertamina Tembus Rp1.169 Triliun Sepanjang 2025
PT Pertamina (Persero) membukukan pendapatan sebesar USD70,89 miliar atau setara sekitar Rp1.169 triliun sepanjang tahun 2025.
Angka tersebut turun USD4,44 miliar atau sekitar Rp74 triliun dibandingkan realisasi 2024 yang mencapai USD75,33 miliar atau setara Rp1.243 triliun.
>>> Trump Sebut Masyarakat Ditipu, Harga Bensin Tak Turun Sebanding Harga Minyak
Meski pendapatan menurun, laba bersih Pertamina justru meningkat menjadi USD3,35 miliar atau sekitar Rp55,2 triliun pada 2025.
Laba bersih tahun sebelumnya tercatat USD3,13 miliar atau sekitar Rp51,5 triliun.
EBITDA perusahaan juga naik menjadi USD11,43 miliar atau sekitar Rp188,6 triliun pada 2025, dibandingkan USD10,79 miliar atau Rp178,1 triliun pada 2024.
Kinerja Segmen Bisnis
Penurunan pendapatan terutama terjadi pada segmen Commercial & Trading yang menjadi penyumbang terbesar.
Segmen ini mencatat pendapatan USD59,45 miliar atau sekitar Rp981,5 triliun, turun dari USD63,90 miliar atau Rp1.054 triliun pada 2024.
Segmen Refinery & Petrochemical juga menurun menjadi USD26,09 miliar atau Rp430,5 triliun dari sebelumnya USD28,42 miliar atau Rp468,9 triliun.
>>> Prabowo: Dukung Pemerintah Seperti Suporter Sepak Bola, Koreksi Setelah Selesai
Segmen Upstream membukukan pendapatan USD13,82 miliar atau Rp228 triliun, turun dibandingkan USD14,33 miliar atau Rp236 triliun pada 2024.
Di sisi lain, segmen gas meningkat menjadi USD4,05 miliar atau Rp66,8 triliun dari USD3,87 miliar atau Rp63,8 triliun.
Segmen Power & New Renewable Energy (NRE) juga naik menjadi USD0,44 miliar atau Rp7,3 triliun dari USD0,41 miliar atau Rp6,8 triliun.
Produksi minyak Pertamina pada 2025 tercatat 555,69 ribu barel per hari, relatif stabil dibandingkan 555,92 MBOPD pada 2024.
Sementara produksi gas meningkat menjadi 2.833 juta standar kaki kubik per hari dari sebelumnya 2.757 MMSCFD.
Beban usaha perusahaan naik menjadi USD3,88 miliar atau Rp63,9 triliun pada 2025 dari USD3,69 miliar atau Rp60,8 triliun.
>>> BLTN Luncurkan Summaries, Fitur Briefing Tertarget untuk Aplikasi Intelijen
Ekuitas Pertamina meningkat menjadi USD44,61 miliar atau sekitar Rp735 triliun pada 2025, dibandingkan USD44,08 miliar atau Rp726 triliun pada 2024.
Update Terbaru
LG Kenalkan Smart Home AI ala Korea di Indonesia, Gandeng Minho SHINee
Rabu / 01-07-2026, 13:15 WIB
Koleksi Merchandise Disney F1 Ini Bikin Saya yang Bukan Penggemar Balap pun Tertarik
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Niall Horan Hadiri Wimbledon 2026 Bersama Kekasih, Bicara Kesuksesan Album Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Bracket Knockout Piala Dunia 2026 Ditentukan, 32 Tim Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
Dodgers Panggil Wyatt Mills, Designate Jonathan Hernandez
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
BMW Luncurkan X5 Generasi Kelima dengan Lima Pilihan Drivetrain
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
PERURI Pamerkan Inovasi Limbah Jadi Paving Block di Sunda Karsa Fest KKJ 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
Kemenperin: Penguatan HGBT Jadi Penopang Industri Nasional
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
Syarat Terjadinya Integrasi Sosial di Masyarakat Menurut Ahli
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
Cara Cepat Dapat Saldo DANA 10 Dolar Lewat Aplikasi Puzzle Seru 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB






