Pertamina Catat Produksi Migas 1.032 MBOEPD Sepanjang 2025
PT Pertamina (Persero) mencatatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1.032 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) sepanjang 2025.
Angka tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan Pertamina 2025 yang memuat kinerja operasional perseroan selama periode tersebut.
>>> Disorot DPR, LPS Tegaskan Financial Festival 2026 Hanya Berstatus Sponsor dan Digelar Bergilir
Produksi Minyak Mentah dan Gas Bumi
Pada lini minyak mentah, Pertamina mencatat produksi sebesar 555,92 ribu barel per hari (MBOPD) pada 2025.
Realisasi tersebut mencapai 97,13% dari target RKAP revisi 2025 sebesar 572,37 MBOPD.
Adapun produksi minyak mentah Pertamina pada 2024 tercatat sebesar 556 MBOPD.
Sementara itu, produksi gas bumi Pertamina sepanjang 2025 mencapai 2.757,35 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Realisasi tersebut mencapai 97,61% dari target RKAP 2025 sebesar 2.824,72 MMSCFD.
Pada tahun sebelumnya, produksi gas bumi Pertamina tercatat sebesar 2.833 MMSCFD.
Faktor Gangguan Operasional
Dalam laporan tahunan tersebut, Pertamina menyampaikan sejumlah faktor yang memengaruhi pencapaian produksi migas 2025.
>>> Lebih dari 10.000 Polisi NYPD Amankan Parade Kemenangan Knicks
Salah satunya adalah gangguan operasional di sejumlah wilayah kerja hulu akibat banjir pada akhir tahun.
Gangguan tersebut berdampak terhadap potensi produksi yang tidak terealisasi sebesar 75,65 MMSCFD untuk gas bumi dan 16,45 MBOPD untuk minyak mentah dari target awal.
Tambahan Cadangan dan Kinerja Pengolahan
Selain kinerja produksi, Pertamina juga mencatat tambahan cadangan terbukti (proven reserves) sebesar 314 juta barel setara minyak (MMBOE) sepanjang 2025.
Pada sektor pengolahan, Pertamina mencatat realisasi Volume Intake Kilang sebesar 105,80% dari target RKAP 2025.
Total volume intake kilang mencapai 319,4 juta barel, dibandingkan 308,8 juta barel pada 2024.
Dari sisi pasokan bahan baku, minyak mentah domestik menyumbang 185,9 juta barel atau 58,2% dari total kebutuhan kilang, sedangkan pasokan impor mencapai 134 juta barel atau 41,8%.
Pengembangan Energi Baru Terbarukan
Sementara itu, pengembangan energi baru terbarukan (EBT) Pertamina mencatat peningkatan kapasitas terpasang pembangkit berbasis energi bersih menjadi 3.226,42 MW pada akhir 2025, dari 2.502,12 MW pada 2024.
>>> Forum Pemikir dan Media China-Indonesia Digelar di Jakarta
Produksi listrik dari portofolio EBT Pertamina juga tercatat sebesar 8.710,64 GWh pada 2025, dibandingkan 8.475,35 GWh pada tahun sebelumnya.
Update Terbaru
IHSG Hijau 5.690 Siang Ini, 362 Saham Menguat
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
ASN Malaysia Bisa WFH 2 Hari Mulai 1 Agustus
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026, Mulai Rp1 Jutaan
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Sering Sakit Kepala Sebelah? Ini 4 Tips Agar Migrain Tak Kambuh
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda Kuasai Literasi Keuangan dan Investasi
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Minta Tamu Tandatangani NDA
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Tiket Konser ENHYPEN di JIS Dijual Mulai 7 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Google Luncurkan Nano Banana 2 Lite dan Perluas Akses Gemini Omni Flash untuk Developer
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
8 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Laki-Laki Branded, Awet dan Ergonomis
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Happy Salma Menangis Dengar Vonis 10 Tahun untuk Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Sepeda Hybrid vs Gravel yang Perlu Diketahui Sebelum Beli
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Changan Akui Belum Pikirkan Perakitan Lokal di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Cara Cek Hasil Kelulusan UM-PTKIN 2026, Pengumuman Resmi Dirilis
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026: Simulasi Potongan PPh dan Cara Menghitungnya
Rabu / 01-07-2026, 12:45 WIB






